Salat Isya di Masjidil Haram dan Nabawi Masih Berlangsung

Mekkah, MINA – Salat Isya pada Sabtu malam (21/3) di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi masih dapat berlangsung, walau dengan jamaah hanya beberapa ratus orang. Biasanya ribuan.

Di tengah pemberlakuan penutupan masjid-masjid di Arab Saudi, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kehadiran jamaah juga dibatasi, untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi.

Salat Isya di Masjidil Haram diimami oleh Syaikh Yasser Al-Dosari dan di Masjid Nabawi diimami Syaikh Hameed. TV Arab Saudi menyiarkan secara langsung.

Imam masjid membacakan beberapa ayat Al-Quran dengan merdu dan syahdu. Bahkan pada salat sebelumnya, seperti viral di medsos, imam masjid sampai menangis mengulang-ulang ayat yang dibacanya.

Syaikh Hameed di Masjid Nabawi juga dengan syahdu membaca Surat Al-Qiyamah pada rakaat pertama.

Kesyahduan, bagi yang memahami artinya, terutama pada ayat ke-10 hingga ke-15, yang artinya: ”Pada saat itu manusia bertanya, “Ke mana tempat berlari dari azab? Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Allah semata tempat kembali seluruh makhluk pada Hari Kiamat, maka Allah membalas masing-masing sesuai dengan yang berhak dia dapatkan.

Hari itu manusia diberitahu semua amal-amalnya, yang baik dan yang buruk, apa yang dia lakukan selama hidupnya dan apa yang ia lalaikan? Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri. Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.”

Banyak netizen memberikan komentar pelaksanaan salat di kedua masjid suci itu, di YouTube.

Di antaranya akun atas nama Saidi Zina, yang berkomen, “Ya Tuhan, angkatlah wabah ini dari negeri kami dan semua negeri Muslim.”

Netizen, Nada Asiri, mengungkap hal serupa, “Ya Allah, angkatlah virus yang mewabah ini.” (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)