SEBANYAK 90.000 WARGA PALESTINA DITANGKAP ISRAEL SEJAK 2000

Foto: PIC
Foto: PIC

Ramallah, 14 Dzulhijjah 1436/28 September 2015 (MINA) – Pasukan Pendudukan Israel menangkap lebih dari 90.000 warga Palestina sejak peristiwa intifadhah pada 28 September 2000, sebagaimana disampaikan Komisi Urusan Tahanan dan Ex-Tahanan, Ahad (28/9).

“Penangkapan tersebut menargetkan semua kategori masyarakat Palestina, termasuk warga sipil yang terluka, orang sakit, anak perempuan, anak-anak kecil, anggota parlemen, dan para orang tua,” lapor komisi tersebut.

Tahanan Palestina termasuk 12.000 anak di bawah usia 18 tahun, serta 1.2000 perempuan, empat di antaranya melahirkan dalam kurungan Israel, demikian The Palestinian Information Center (PIC) melaporkan, dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Komisi tersebut menambahkan, ada 200 anak-anak dan 25 perempuan masih berada di balik jeruji besi Israel. Menurut laporan itu, pendudukan Israel menangkap lebih dari 65 anggota parlemen dan menteri selama periode yang sama.

Otoritas pendudukan Israel mengeluarkan 25.000 surat penahanan administratif baru dan yang telah diperbaharui terhadap tahanan Palestina. Sebanyak 480 tahanan masih berada dalam penahanan administratif di penjara-penjara Israel.

Setidaknya 83 tahanan Palestina meninggal akibat penyiksaan yang keras dan kondisi kesehatan mereka yang terabaikan di penjara-penjara Israel sejak 2000. Puluhan orang lainnya meninggal tak lama setelah dibebaskan karena mereka mengidap penyakit saat berada di penjara.

“Para tahanan Palestina menderita berbagai macam penyiksaan dan penganiayaan selama mereka berada dalam penangkapan,” jelas komisi tersebut.(T/P008/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0