Sedikitnya 16 Warga Palestina Ditangkap Di Tepi Barat

Tepi Barat, 3 Syawwal 1437/28 Juli 2016 (MINA) – Pasukan Pendudukan Israel (IOF) Kamis (27/7) malam, menangkap sedikitnya 16 warga Palestina di berbagai kota Tepi Barat, sementara tiga warga lain luka-luka dalam bentrokan yang meletus di Bethlehem selatan.

Radio publik Israel melaporkan Pasukan Pendudukan Israel menuduh tiga orang ditangkap karena ikut serta dalam aksi “kegiatan teroris”, hingga mereka dirujuk untuk investigasi. Demikian Alray Agency melaporkan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Sumber setempat mengatakan, Pasukan Pendudukan Israel menyerbu beberapa kawasan di Nablus dan menangkap mantan tahanan Palestina dan mahasiswa di Universitas Al-Najah, yang diidentifikasi sebagai Abed al-Rahman Bashtawi, Mujahid Ashour, Ameen Halaboni, Baraa Zwqan, Fawzi Bashkar, Abed Rahman Wadi dan Iyhab Ashour.

Baca Juga:  Lebih dari 1.400 Akademisi Israel Serukan Akhiri Perang Gaza

Di Bethlehem, tiga orang Palestina terluka oleh peluru tajam setelah Pasukan Israel menyerbu kamp Dehesha dan menangkap empat orang lainnya.

Sampai terluka dibawa ke rumah sakit setempat, kondisi mereka stabil. Anas Rajbai dan Bassam Shoghani telah ditangkap di Al-Quds.

Pasukan Israel secara rutin melaksanakan razia penangkapan di Tepi Barat. Sekitar 40 persen pria Palestina yang tinggal di wilayah-wilayah pendudukan telah ditahan oleh Israel di beberapa titik dalam kehidupannya. (T/P002/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Wartawan: kurnia

Editor: Ali Farkhan Tsani