Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SEDIKITNYA 40 MIGRAN MENINGGAL DI LAUT MEDITERANIA

Rudi Hendrik - Ahad, 16 Agustus 2015 - 17:22 WIB

Ahad, 16 Agustus 2015 - 17:22 WIB

432 Views

Personil Angkatan Laut Italia mengambil mayat migran di laut Mediterania. (Foto: dok. IB Times)

Sisilia, Italia, 1 Dzulqa’dah 1436/16 Agustus 2015 (MINA) – Setidaknya 40 migran tewas di sebuah kapal di Laut Mediterania selatan, pihak berwenang Italia melaporkan.

Angkatan Laut Italia menulis di Twitter pada Sabtu (15/8) yang menginfokan keterlibatan mereka dalam operasi penyelamatan perahu yang mengangkut ratusan migran di Laut Mediterania.

Juru bicara Angkatan Laut, Costanto Fantasia,  mengatakan, perahu tidak terbalik, sebagai penjelasan dari berita sebelumnya yang menyebutkan kapal itu tenggelam. Al Jazeera yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Juru bicara Costantino Fantasia mengatakan, mereka yang tewas diyakini telah terjebak dalam perahu.

Baca Juga: Menteri Rusia: BRICS Akan Bangun Sistem Pembayaran ‘Digital’ bagi Anggotanya

Angkatan Laut mengatakan, sejauh ini 300 orang telah diselamatkan selama operasi ini.

Sementara itu, kantor berita Italia ANSA melaporkan, posisi kapal itu  sekitar 33km lepas pantai Libya dan mengangkut sekitar 400 orang.

Kapal Angkatan Laut Cigala Fulgosi memimpin misi penyelamatan.

Laut Mediterania telah menjadi titik persimpangan paling mematikan di dunia bagi perjalanan migran dari Afrika dan Timur Tengah menuju Eropa.

Baca Juga: Produsen Mobil Eropa ‘Sangat Khawatir’ dengan Tarif Baru AS

Selasa lalu (11/8), hingga 50 migran dinyatakan hilang ketika perahu karet besar yang mereka tumpangi tenggelam di Laut Mediterania dan hampir 2.000 migran telah diselamatkan pekan ini.

Sekitar 200 migran diduga tewas awal bulan ini di lepas pantai Libya ketika perahu mereka terbalik.

Italia telah menjadi salah satu pintu masuk utama di Benua Eropa bagi para migran yang mencoba mencari kehidupan yang lebih baik, dimana lebih 85.000 migran telah sampai di Italia sepanjang tahun ini melalui Laut Mediterania.

Namun, banyak kapal yang tidak layak berlayar digunakan oleh para penyelundup untuk mengangkut migran.

Baca Juga: Dewan Kota Oxford Setujui Pemboikotan Perusahaan Terafiliasi Israel

PBB memperkirakan ada sekitar 1.900 migran yang tewas sejak Januari ketika mencoba untuk menyeberang. (T/P001/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Gedung Putih: Rusia dan Ukraina Sepakat Gencatan Senjata di Laut Hitam

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Afrika
Eropa
Renungan Al Quran