Sekelompok Pemukim Israel Serang Kendaraan Warga Palestina

Sebuah mobil warga Palestina mengalami pecah kaca setelah diserang sekelompok pemukim Israel di Hebron (Foto: Fle/Msdr News)

Hebron, MINA – Sekelompok pemukim ekstremis Israel menyerang kendaraan warga Palestina dengan lemparan batu dan melakukan aksi pawai provokatif di kota Hebron dan Bethlehem, di Tepi Barat yang diduduki selatan, pada Senin (21/8) malam.

Sumber-sumber setempat melaporkan, sejumlah pemukim dari “Kiryat Arba”, “Kharsina”, “Hafat Gal”, “Telem”, “Adora”, “Karmi Tzur” dan “Haggai” yang dibangun di atas tanah dan properti warga di timur, barat, utara dan selatan Hebron, melakukan pawai provokasi di jalan pintas 60 dan 35 di bawah perlindungan tentara pendudukan.

Para pemukim meneriakkan slogan-slogan rasis, seperti “Matilah Orang Arab,” dan melemparkan batu ke mobil-mobil Palestina.

Pada saat yang sama, pemukim menyerang kendaraan warga di dekat persimpangan pemukiman “Efrat”, yang terletak di tanah warga, di selatan Bethlehem.

Baca Juga:  Artificial Intelligence Menuju Sakit Jiwa Anak-Anak

Sumber Masdar News melaporkan, sekelompok pemukim menyerang kendaraan warga dengan batu di persimpangan pemukiman “Efrat”, di Jalan Al-Quds-Hebron, dan merusak beberapa di antaranya.

Sumber itu menambahkan, para pemukim bertemu dan berkumpul di daerah “Nashash” di pintu masuk selatan kota Al-Khader, serta di persimpangan pemukiman “Tekoa”, di sebelah timur Bethlehem.

Sebelumnya, pada pagi hari seorang pemukim perempuan terbunuh dan seorang perempuan lainnya terluka dalam serangan penembakan yang diduga dilakukan oleh seorang Palestina, di sebuah mobil yang melewati Route 60 dekat pemukiman Kiryat Arba, yang bertengger di tanah Palestina di pusat Hebron, di selatan Tepi Barat yang diduduki.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyerukan “balas dendam”, dan sebuah saluran Israel mengutip ucapannya, “Darah Yahudi tidak akan tertumpah dengan sia-sia.”

Baca Juga:  Sehat dengan Mengonsumsi Kurma

Tentara pendudukan melakukan pengepungan di Hebron dan desa-desa Palestina di wilayah tersebut, dan juga mengirim unit khusus “Dovdevan” untuk memburu para pelaku, bersama dengan pasukan tempur lainnya. (T/B04/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)