Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 50 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 3 Juli 2026 - 22:32 WIB

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:32 WIB

17 Views

Ribuan jamaah Muslim Palestina Shalat Jumat di masjid al-Aqsa (foto: PIC)
Jamaah Muslim Palestina Shalat Jumat di masjid al-Aqsa (Foto: PIC)

Al-Quds, MINA – Sekitar 50.000 warga Palestina menunaikan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa meskipun penjajah Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap jamaah Muslim yang hendak memasuki kompleks masjid suci tersebut, Jumat (3/7).

Menurut sumber-sumber lokal di Yerusalem Timur (Al-Quds) yang diduduki, puluhan ribu jamaah tetap berhasil menghadiri Shalat Jumat di Al-Aqsa meski banyak warga Palestina dibatasi aksesnya menuju lokasi.

Warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel dapat mencapai Masjid Al-Aqsa menggunakan bus dari Jaljulia dan sejumlah kota lainnya.

Namun, polisi Israel dilaporkan mencegah puluhan jamaah lainnya memasuki kompleks masjid serta melakukan pemeriksaan identitas di pintu-pintu masuk.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Seruan kepada warga Palestina untuk terus mendatangi Masjid Al-Aqsa, melaksanakan Shalat Jumat dan menjaga kehadiran secara berkelanjutan di kawasan masjid terus disampaikan sebagai bentuk penegasan identitas Islam Al-Aqsa serta penolakan terhadap upaya Israel menguasai lokasi tersebut dan mengubah status sejarah maupun hukumnya.

Seruan itu muncul di tengah meningkatnya aksi penyusupan pemukim Yahudi ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Warga Palestina juga menyebut Israel berupaya melemahkan kewenangan Waqf Islam serta menciptakan realitas baru yang bertujuan mengubah karakter Arab dan Islam masjid tersebut.

Penyelenggara juga menekankan pentingnya mempertahankan kehadiran yang kuat dan berkesinambungan di Masjid Al-Aqsa.

Mereka menyebut kehadiran jamaah sebagai garis pertahanan pertama dalam menghadapi rencana Israel untuk menerapkan pembagian waktu dan ruang ibadah di kawasan Al-Aqsa serta memperluas kontrol atas tempat-tempat suci Islam di Yerusalem Timur yang diduduki.[]

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda