Sekjen OKI Kutuk Keras Serangan di Niger

(Foto: Unicef)

Jeddah,MINA – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk keras serangan terhadap dua desa Tchoma Bangou dan Zaroumadareye di Barat Laut Niger, pada Sabtu (2/1) lalu, yang merenggut nyawa ratusan warga sipil tak berdosa dan melukai puluhan lainnya.

Sekretaris Jenderal OKI, Dr. Yousef Al-Othaimeen, menegaskan kecamannya atas kedua serangan tersebut, dengan menyatakan bahwa pelakunya adalah musuh perdamaian di seluruh wilayah Sahel.

Dr. Al-Othaimeen dalam keterangan resminya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban dan kepada Pemerintah Niger, berharap yang terluka segera pulih.

Sekjen OKI menekankan solidaritasnya dengan Pemerintah Niger, menegaskan kembali penolakannya yang berprinsip terhadap semua bentuk dan manifestasi terorisme dan ekstremisme kekerasan.

Perdana Menteri Niger Brigi Rafini mengatakan, 100 orang tewas dalam serangan ke desa-desa di bagian barat negara itu. Serangan ini menjadi serangan kelompok bersenjata paling mematikan di Niger.

Pada Senin (4/1) Rafini mengumumkan jumlah korban ini dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi nasional yang dilakukan di lokasi kejadian, desa dekat perbatasan dengan Mali. Ia tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pada Sabtu (2/1) lalu, sumber keamanan Niger mengatakan, serangan tersebut menewaskan setidaknya 70 warga desa Tchombangou dan Zaroumdareye. Serangan diduga dilakukan kelompok milisi bersenjata yang berafiliasi dengan Alqaidah dan ISIS.

Kelompok yang berafiliasi dengan dua organisasi teror tersebut kerap menyerang Niger di wilayah perbatasan dengan Mali dan Burkina Faso. Kekerasan-kekerasan itu menjadi bagian dari krisis yang terjadi di kawasan Sahel, Afrika Barat.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)