Sekjen OKI Tekankan Pentingya Isu Pemuda dan Olahraga di Dunia Islam

Istanbul, MINA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kerja sama Islam (OKI), Hissein Brahim Taha mengatakan, OKI sangat mementingkan olahraga dan pemuda.

Hal itu disampaikannya dalam sesi ke-5 Permainan Solidaritas Islam pada Selasa (9/8), di Konya, Republik Türkiye, demikian SPA melaporkan.

Sekjen OKI juga mengapresiasi diadakannya sesi ini di Konya, pada saat dunia pulih dari pandemi COVID-19, acara ini merupakan komitmen Türkiye untuk mempromosikan pemuda dan olahraga di Negara-negara Anggota.

“Untuk mendukung pluralisme budaya, dialog antarbudaya, dan antarperadaban, serta menyebarkan nilai-nilai Islam melalui olahraga,” kata Taha.

Ia menambahkan bahwa hal itu sesuai dengan sidang ke-13 Konferensi Tingkat Tinggi Islam di Istanbul pada tahun 2016, yang mengadopsi Program Aksi OKI 2025, untuk memberikan perhatian khusus pada masalah pemuda dan olahraga di dunia Islam.

Taha mengatakan, acara sesi ke-5 ini akan berkontribusi mendukung olahraga dan pemuda di negara-negara anggota.

“Karena Islamic Solidarity Games adalah salah satu acara olahraga paling signifikan di dunia, menyatukan hampir 4.000 atlet dari berbagai negara dengan budaya yang beragam,” ujarnya.

Turut berpartisipasi dalam acara tersebut, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al-Faisal, Menteri Olahraga Kerajaan Arab Saudi, Presiden Federasi Olahraga Solidaritas Islam (ISSF), Menteri Pemuda dan Olahraga Türkiye, dan Ketua dari Panitia Penyelenggara Mehmet Kasapoglu.

Sekjen OKI berterima kasih kepada Republik Türkiye, karena menjadi tuan rumah sesi ini dan Kerajaan Arab Saudi atas tuan rumah Sesi ke-5 Konferensi Menteri Pemuda dan Olahraga OKI September mendatang di Jeddah. (T/R6/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)