SELAMA RAMADHAN MER-C BAGIKAN SERIBU PAKET SEMBAKO UNTUK DHUAFA DI GAZA

Relawan MER-C Indonesia membagikan paket sembako kepada keluarga Palestina dhuafa di Jalur Gaza, Palestina, Selasa, 7 Juli 2015.(Foto: Doc. Mer-C)
Relawan MER-C Indonesia membagikan paket sembako kepada keluarga Palestina dhuafa di Jalur Gaza, Palestina, Selasa, 7 Juli 2015.(Foto: Doc. Mer-C)

Gaza, 24 Ramadhan 1436/11 Juli 2015 (MINA) – Di bulan suci Ramadhan tahun ini, Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia kembali menyalurkan bantuan dari para donatur di Indonesia yang masuk melalui rekening amanah khusus kemanusiaan Gaza.

Bantuan yang diberikan berupa 1.000 paket sembako ditambah 500 paket ifthar (buka shaum) yang ditujukan bagi para dhuafa, terutama anak yatim dan janda para syuhada di Gaza. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh empat relawan MER-C Indonesia yang masih melanjutkan tugas di Jalur Gaza, Palestina mempersiapkan Grand Opening RS Indonesia.

Menurut dr. Henry Hidayatullah, Ketua Presidium MER-C, kegiatan itu dilakukan selain dalam rangka menyalurkan amanah donasi dari para donatur, juga membantu rakyat Gaza yang mengalami kondisi terblokade darat, laut dan udara yang menjadi lebih sulit pasca perang 51 hari lalu.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap bisa sedikit meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di sana, sebagaimana amanah yang kami terima,” kata Henry sebagaimana keterangan pers yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Sabtu (11/7).

Koordinator program Ramadhan 2015 yang juga Site Manager RS Indonesia, Ir. Edy Wahyudi mengatakan, pembagian 1.000 sembako mulai dilakukan secara bertahap sejak Selasa (7/7) lalu.

“Pada tanggal 7 bulan 7 pukul 7 waktu setempat, persiapan kami lakukan untuk memulai pembagian paket sembako. Tim relawan yang masih tersisa sebanyak empat orang dibagi menjadi dua tim yang menyalurkan bantuan sembako secara langsung door to door kepada warga yang berhak menerimanya di berbagai wilayah di Jalur Gaza,” ujar Edy.

Paket sembako berisi beras 5 kg, daging kornet 4 kaleng, gula pasir 3 kg, saos tomat dua kaleng besar, broad beans/kacang kara oncet tiga kaleng, kacang fudi (fuul) satu kaleng, makaroni besar dua bungkus, makaroni golda satu bungkus, makaroni filiz satu bungkus, kacang adas satu bungkus, kacang humus satu bungkus, kacang fasuliah satu bungkus, teh celup satu kotak besar, dan mentega (samnah) satu kaleng diangkut dengan menggunakan tiga kendaraan operasional truk terbuka, mobil box dan mobil operasional RS Indonesia.

Alhamdulillah, seluruh paket telah selesai tersalurkan ke berbagai tempat yang berhak menerimanya, kepada para anak-anak yatim dan fakir miskin baik di Gaza bagian Utara hingga ke wilayah Gaza bagian Selatan,” jelas Ir. Edy Wahyudi yang sudah tiga kali bertugas di Jalur Gaza untuk memimpin program pembangunan RS Indonesia.

Program paket Ramadhan kali ini, MER-C menyalurkan paket sembako ke beberapa tempat antara lain Kementerian Kesehatan Palestina, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Pertanian, Kementerian Perekonomian.

Selain itu, lanjut Edy, juga paket sembako diserahkan kepada anak yatim, para pejuang di perbatasan dan juga ke tempat lain seperti lembaga para penghapal Al-Quran Darul Quran wa As Sunnah.

Berbuka Shaum Bersama di RS Indonesia

Buka shaum bersama 500 anak yatim dan janda para syuhada di RS Indonesia, Gaza Utara Palestina, Kamis (9/7).(Foto: Doc. MER-C)
Buka shaum bersama 500 anak yatim dan janda para syuhada di RS Indonesia, Gaza Utara Palestina, Kamis (9/7).(Foto: Doc. MER-C)

Sementara itu paket bantuan ifthar (buka shaum) dilakukan dengan mengundang 500 anak yatim untuk berbuka shaum bersama di RS Indonesia, Kamis (9/7).

Relawan Indonesia yang mempersiapkan empat bus besar untuk membawa seluruh para anak yatim dari berbagai wilayah di Jalur Gaza ke lokasi RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina.

“Kami mempersiapkan 600 kursi yang disusun di depan RS Indonesia dan Alhamdulillah hampir semuanya terisi penuh oleh anak-anak yatim yang didampingi ibunda atau keluarga mereka,” ujar Edy Wahyudi.

Sekitar 30 menit sebelum adzan maghrib, atau sekitar jam 19.30 waktu setempat, para anak yatim sudah berkumpul di RS Indonesia. Sejumlah menu berbuka shaum terbaik yang ada di Gaza telah disiapkan oleh para relawan untuk menyambut mereka.

Sejumlah menu berbuka sudah disiapkan relawan RS Indonesia itu yaitu, kurma-kurma dengan kualitas terbaik (kurma ajwa),sebotol air minum dalam kondisi dingin, satu nampam makanan Dajaj untuk 2-3 orang/nampan (Dajaj adalah makanan khas Arab dengan nasi bercampur bumbu khas dan satu ekor ayam/nampan); satu botol jus buah kualitas terbaik di Gaza; Laban (sejenis susu yang sudah difermentasi dalam keadaan dingin) ; ditutup dengan makanan Halawiyat, yaitu kue kacang dengan berbalut bahan serabut gandum.

Dia menjelaskan, adzan maghrib di Gaza sekitar pukul 19:52 waktu setempat, sementara waktu Subuh sekitar pukul 3:49 waktu setempat.

Ibadah shaum di Jalur Gaza dijalani selama hampir 16 jam.

Tidak hanya itu, sebelum pulang anak-anak juga diberikan satu paket oleh-oleh berisi berbagai macam snack, permen, cokelat dan makanan lainnya yang disukai anak-anak Gaza yang dikemas dalam plastik bergambar RS Indonesia.

Hari itu RS Indonesia benar-benar semarak dan dipenuhi keceriaan anak-anak Gaza.

“Semoga apa yang diberikan bisa membagi sedikit kebahagiaan untuk mereka,” tutup Edy.

Terima kasih kepada para donator yang telah menyisihkan rizkinya sehingga kegiatan-kegiatan seperti ini bisa berlangsung. MER-C melalui relawan-relawannya yang bertugas di Jalur Gaza, siap menyalurkan amanah donasi dari para donator untuk berbagai program kemanusiaan di Jalur Gaza.(L/R05/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0