Sempat Dijadikan Kandang, Presiden Azerbaijan Resmikan Masjid Zangilan

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev meresmikan Masjid Zangilan di wilayah Karabakh pada Sabtu (18/5/2024). (Foto: Anadolu Agency)

Karabakh, MINA – Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev meresmikan Masjid Zangilan di wilayah Karabakh pada Sabtu (18/5), yang sebelumnya dijadikan kandang oleh pendudukan Armenia.

Zangilan, sebuah masjid baru dibangun berdekatan dengan masjid bersejarah abad ke-19, yang digunakan sebagai kandang babi oleh pendudukan Armenia dan kehilangan hingga 70% dari struktur bangunan aslinya, seperti dikutip Anadolu Agency.

Fondasi masjid baru diletakkan oleh Aliyev pada 26 April 2021, setelah Zangilan dibebaskan dari pendudukan pada Perang Karabakh Kedua pada 2020.

Masjid ini dibangun kembali sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali situs sejarah, agama, dan budaya di Karabakh.

Sebuah pameran terbuka di situs tersebut menggambarkan vandalisme yang meluas yang dilakukan terhadap monumen keagamaan di wilayah Karabakh dan Zangazur Timur.

Baca Juga:  Standardisasi Halal Global dan Keberagaman Muslim

Aliyev juga berpartisipasi dalam beberapa upacara peresmian dan meletakkan batu pertama pembangunan jalan internal, gedung, dan jaringan komunikasi di wilayah yang telah dibebaskan tersebut.

Sebelumnya, pada 2020 Presiden Aliyev mengkritik UNESCO karena menutup mata terhadap penghancuran masjid, bangunan agama dan sejarah milik rakyat Azerbaijan oleh Armenia.

Merujuk pada penodaan masjid di Distrik Zangilan, Presiden Aliyev mengatakan, musuh telah menghina agama dan semua Muslim.

Presiden Azerbaijan juga mengungkapkan selama 30 tahun terakhir telah berulang kali Azerbaijan mengajukan banding ke UNESCO, menyatakan masjid yang menjadi situs sejarah umat Islam di distrik Zangilan telah dihancurkan oleh Armenia. []

Mi’raj News Agency (MINA)