Dikecam Pertemuan Menlu Mesir dengan Netanyahu yang Diadakan di Al Quds

Amman, 7 Syawwal 1437/12 Juli 2016 (MINA) – Serikat Profesi Yordania mengecam keras kunjungan Menteri Luar Negeri Mesir Samih Syukri ke otoritas pendudukan Israel dan pertemuannya dengan para pejabat Yahudi di Kota Al-Quds.

Serikat Profesi Yordania dalam pernyataan yang dirilis Senin (11/7) mengatakan, “Kunjungan Menteri (Syukri) yang pertama kalinya sejak lebih dari 10 tahun ini membuat syok masyarakat Yordania dan Arab, khususnya di tengah-tengah kejahatan yang dilakukan penjajah Zionis terhadap rakyat Palestina dan berlanjutnya pembangunan permukiman-permukiman Yahudi dan di tengah-tengah penyerbuan berulang-ulang ke Masjid Al-Aqsha.”

Serikat Profesi Yordania menyatakan bahwa kunjungan Menlu Mesir ke Al-Quds yang ditemani Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merupakan pengakuan secara implisit bahwa Al-Quds adalah ibukota negara sepihak Israel dan menjadi preseden buruk pada tingkat sikap Arab terhadap “penjajah” di Kota Al-Quds, demikian laporan Pusat Informasi Palestina.

Serikat Profesi Yordania menegaskan bahwa bangsa Arab yang menolak normalisasi dengan Israel serta mendukung perjuangan dan pengorbanan rakyat Palestina, tidak bisa menerima sikap yang mengabaikan sebutir pun tanah historis Palestina.

Serikat juga menegaskan tidak bisa menerima solusi penyerahan diri kepada Israel yang tidak pernah punya komitmen dan tidak memberikan mamfaat apa-apa bagi rakyat Palestina.

Serikat menyeru Mesir agar tetap seperti dulu membela isu-isu Arab dan utamanya adalah isu Palestina, agar tidak memberi payung bagi proyek-proyek Israel yang mengorbankan isu Palestina. (T/R05/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)