Shaheed Jalan Kaki 26 Bulan dari Afrika Selatan untuk Shalat di Al-Aqsa

Perdana Menteri Palestina Muhammad Shtayyeh pada Kamis (26/11) di kantornya menerima kedatangan Shaheed Bin Yusuf Stakala, seorang pemuda Afrika Selatan yang berjalan kaki dari Cape Town di Afrika Selatan menuju Al-Quds (Yerusalem Timur) untuk shalat di Masjid Al-Aqsa. (WAFA Images)

Ramallah, MINA – Perdana Menteri Palestina Muhammad Shtayyeh pada Kamis (26/11) di kantornya menerima kedatangan Shaheed Bin Yusuf Stakala, seorang pemuda Afrika Selatan yang berjalan kaki dari kota Cape Town di Afrika Selatan menuju Al-Quds (Yerusalem Timur) untuk shalat di Masjid Al-Aqsa.

Shaheed menempuh perjalanan tersebut selama selama 26 bulan, Wafa melaporkan.

Dalam pertemuannya dengan Shtayyeh, Shaheed mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa melaksanakan shalat lima waktu di Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga Islam di kota tua Yerusalem. Ia sangat menghargai sambutan hangat dan keramahtamahan yang diterimanya di Palestina.

Shaheed mengatakan, dia akan menyelesaikan perjalanan kakinya ke Makkah di Arab Saudi untuk melakukan ibadah haji.

Sementara itu, Perdana Menteri Shtayyeh menyambut Shaheed dengan mengatakan bahwa perjalanannya ke Palestina dan Yerusalem membangun jembatan baru antara Afrika Selatan dan Palestina.

“Insya Allah kami akan mengundang Anda untuk mengunjungi Palestina melalui maskapai penerbangan dan bandara kami, setelah mengakhiri pendudukan dan mendirikan negara merdeka kami,” kata Perdana Menteri.

Shtayyeh menekankan bahwa Shaheed adalah saksi hidup dari apa yang dia lihat dalam perjalanan ke Yerusalem, mendesaknya untuk memberi tahu orang-orang di negaranya dan negara-negara yang akan dia kunjungi sepanjang perjalanannya tentang penderitaan rakyat Palestina. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)