Tasikmalaya, MINA – Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah Tasikmalaya membuka program Qismul Mutun dengan para pengajar dari Masjid Nabawi Madinah.
Program inisiasi Lajnah Qism Mutun Ilmiah di Masjid Nabawi ini merupakan program setoran hafalan matan-matan dasar dalam bidang ilmu syari secara utuh.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Shuffah Al Jama’ah Tasikmalaya Ustaz Hasan Yusuf, MPd. Al Hafidz, saat menerima delegasi pimpinan Kantor Berita MINA di kantornya, Tasikmalaya, Selasa (30/4).
Ustaz Hasan menjelaskan, program ini merupakan program akselerasi dalam persiapan para santri untuk dapat melanjutkan kuliah di Universitas Islam Madinah dan semisal di Arab Saudi setelah mereka lulus di pesantren.
Baca Juga: Kunjungi Rasil, Radio Nurul Iman Yaman Bahas Pengelolaan Radio
“Program ini dibimbing oleh para syaikh pengajar Masjid Nabawi Madinah dengan setoran hafalan menggunakan aplikasi zoom,” kata Ustaz Hasan.
Menurutnya, seorang santri Shuffah Al Jama’ah Tasikmalaya yang berlokasi di Jalan Raya Rajapolah Nomor 18, Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya sudah melaksanakan program tersebut dibimbing oleh Syaikh Muhammad Adil dan diuji oleh Syaikh Muhammad Raabih Bin Marzuq Ar Ruhaily (Syaikh Halaqah Mutun Masjid Nabawi).
“Alhamdulillah, santri kami ananda Muhammad Rizqi Zakaria sudah menyelesaikan program level tamhidi (persiapan) dengan nilai mumtaz (terbaik),” ucap Ustaz Hasan.
Dia berharap program tersebut terus berlanjut dan diikuti santri yang akan melanjutkan kuliah ke Arab Saudi.
“Ini komitmen kami sebagai lembaga pendidikan Islam yang membekali pemahaman Al-Qur’an yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan Allah Ta’ala dan Al-Hadits sebagai Risalah dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,”
Program tersebut dilaksanakan dengan mengikuti hafalan dengan lima level untuk mendapatkan ijazah sanad kitab-kitab secara berkala dari Syaikh Halaqah Mutun Masjid Nabawi.
Bagi yang sudah menyelesaikan 1 mustawa dan lulus ujian maka akan mendapatkan Syahadah (sertifikat) resmi.
Selain itu, program ini akan mendapat surat rekomendasi dari Syaikh Muhammad Rabbih Bin Marzuq Ar Ruhaily (Syaikh Halaqah Mutun Masjid Nabawi) bagi peserta yang sudah menyelesaikan ujian sampai level 4 yang dapat dipergunakan untuk mendaftar di Universitas Islam Madinah dan semisal di Arab Saudi.
Baca Juga: Sertifikasi Halal untuk Lindungi UMK dari Persaingan dengan Produk Luar
Pondok Pesantren Shuffah Al-Jama’ah Tasikmalaya adalah lembaga pendidikan Islam yang berdiri sejak 2021 di bawah Yayasan Shuffah Hizbullah Al-Fatah, didirikan oleh para ulama dan pemuda yang bertujuan untuk menjaga generasi penerus Islam yang rahmatan lil ‘aalamiin.
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Menko Budi Gunawan: Pemain Judol di Indonesia 8,8 Juta Orang, Mayoritas Ekonomi Bawah