Simposium Haji Tahunan ke-45 Digelar Secara Virtual Pertama Kali

Makkah, MINA – Kementerian Haji dan Umrah di Kerajaan Arab Saudi menyelenggarakan “Simposium Haji Akbar Tahunan ke-45”, yang berlangsung sejak Senin (27/7), dengan mengambil tema “Peraturan Kesehatan Masyarakat dan Aplikasi Ilmiah dalam Pedoman dan Sunnah Rasulullah.”

Acara tahun ini menjadi agenda luar biasa karena menjadi agenda pertemuan tingkat tinggi ini yang digelar secara virtual untuk pertama kalinya.

Simposium Haji Tahunan ke-45 diresmikan oleh Dr. Muhammad Saleh bin Taher Benten dan diadakan di hadapan partisipasi sejumlah Cendekiawan Senior, para dokter, konsultan, ahli hukum dan sarjana hukum internasional, demikian keterangan pers Pusat Media Haji yang dikutip MINA, Rabu (29/7).

Tema simposium virtual berputar di sekitar memberikan perhatian utama dan prioritas pada kesehatan, karena semua negara di dunia dan sistem perawatan kesehatan dunia sedang berfokus untuk mempromosikan konsep kesehatan masyarakat melalui mengadopsi beberapa undang-undang, langkah-langkah pencegahan, dan alat perbaikan.

Di bawah kepemimpinan Nabi Muhammad (SAW), negeri Islam di masa-masa awal kaya akan undang-undang dan peraturan yang menjaga kesehatan dan melihatnya sebagai faktor penting dalam membangun dan mengembangkan sebuah negeri.

Hal ini mengarah pada ketajaman yang sangat penting pada keselamatan orang, memerangi penyakit, mengeksplorasi beragam cara untuk pencegahan penyakit, mengembangkan aturan untuk karantina, dan menerapkan etika profesi medis.

Ilmuwan medis terus mengungkap banyak rahasia kesehatan dan medis yang sejalan dengan pedoman kenabian dan aplikasi mereka yang menargetkan kesehatan dan keselamatan yang lebih baik untuk semua orang.

Berusaha untuk mengatasi dimensi kesehatan dari pedoman dan praktik kenabian, terutama di bawah naungan lingkup tanggung jawab bersama yang diperlukan untuk kesehatan dan keselamatan.

Simposium tahun ini dikhususkan untuk membahas aspek kesehatan dan mengundang spesialis di bidang kesehatan, medis dan ilmiah untuk mempresentasikan studi mereka menggunakan pendekatan induktif dan deduktif guna memperkaya simposium. Tema-tema khusus untuk menyoroti betapa universal sistem kesehatan kenabian itu juga dibahas dalam simposium ini, dan sepatutnya mendapat manfaat dari penerapannya, melengkapi semua ini dengan bukti ilmiah yang akurat.

“Simposium Haji Tahunan” adalah salah satu acara ilmiah paling terkemuka yang disponsori oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi setiap tahun, yang diluncurkan pada tahun 1970.

Simposium ini bertujuan untuk menyoroti peran budaya dan peradaban dari Kerajaan yang melayani haji dan peziarah, membangun prinsip dialog intelektual yang tenang, mencapai lebih banyak integrasi, persaudaraan, dan jaringan antar bangsa.(T/R1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)