Singapura, MINA – Singapura mengkonfirmasi pada Senin (6/12), laporan 662 kasus Covid-19 dan dua diantaranya Omicron.
Sementara itu terdapat empat kematian, berusia antara 81 – 97 tahun. Semuanya memiliki berbagai kondisi medis yang mendasarinya. Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) tidak merinci kondisi ini.
Ini menjadikan jumlah kematian di Singapura akibat virus corona menjadi 763. Channel News Asia melaporkan.
Dua kasus impor yang dilaporkan sebagai awal positif untuk varian Omicron pada 2 Desember telah dikonfirmasi terinfeksi varian tersebut, laporan MOH.
Baca Juga: Amnesty International Desak Pakistan Akhiri Penyiksaan dan Pengusiran Pengungsi Afghanistan
Kedua kasus telah divaksinasi lengkap dan memiliki “gejala ringan” batuk dan tenggorokan gatal, kata MOH.
Ia menambahkan bahwa kedua kasus diisolasi setibanya di Singapura pada 1 Desember, dan tidak berinteraksi di masyarakat.
Sementara itu tingkat pemanfaatan unit perawatan intensif (ICU) keseluruhan adalah 48 persen, turun dari 51,2 persen pada akhir pekan ini.
MOH akan terus memperbarui statistik infeksi yang sama di situs web setiap hari. Ini termasuk kapasitas rumah sakit, status pasien Covid-19, kemajuan vaksinasi dan jumlah kasus. Instansi tersebut juga akan terus memperbarui publik tentang perkembangan signifikan, termasuk informasi tentang varian Omicron, melalui pernyataan media reguler.
Baca Juga: Israel Sahkan Undang-Undang Reformasi Peradilan yang Kontroversial
Hingga Ahad (5/12), Singapura telah melaporkan 269.873 kasus Covid-19 sejak awal pandemi. (T/RS2/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Produsen Mobil Eropa ‘Sangat Khawatir’ dengan Tarif Baru AS