SOHR: 900 Lebih Pejuang Suriah Pulang dari Nagorno-Karabakh

(Foto: Anatolia Agency)

London, MINA – Lebih dari 900 pejuang Suriah pro-Turki telah kembali ke Suriah setelah berakhirnya pertempuran di daerah sengketa Nagorno-Karabakh, kata pengamat perang Suriah yang berbasis di Inggris dalam sebuah laporan Rabu (2/12).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan, pejuang lainnya diperkirakan akan kembali dalam periode mendatang, Asharq Al-Awsat melaporkan.

Pengamat mengatakan bahwa gelombang baru pejuang pro-Turki kembali ke tanah Suriah dari Azerbaijan, setelah upaya Turki untuk menahan mereka tetap di sana gagal, karena pemerintah Azerbaijan menolak untuk memindahkan mereka ke wilayah Nagorno-Karabakh.

SOHR menambahkan bahwa gelombang terakhir pejuang tiba Kamis pekan lalu, di tengah antisipasi kembalinya kelompok baru dalam beberapa hari ke depan.

Para pejuang yang kembali menerima sebagian dari iuran keuangan mereka sebesar 10.000 lira Turki. Jumlah lain akan diperoleh dalam beberapa hari mendatang.

Direktur SOHR Rami Abdel-Rahman mengungkapkan, para pejuang yang kembali telah menetap di daerah di bawah kendali faksi proAnkpro-Turki di Suriah utara, termasuk di Afrin, Al-Bab dan Jarablus.

Armenia dan Azerbaijan telah menandatangani perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia pada 9 November setelah enam pekan pertempuran di Nagorno-Karabakh memperebutkan daerah kantong etnis Armenia yang memisahkan diri dari kendali Azerbaijan dalam perang tahun 1990-an.

Turki telah dituduh mengirim ratusan tentara bayaran Suriah untuk berperang bersama pasukan Azeri dalam konflik tersebut, meskipun Pemerintah Ankara membantahnya. (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)