STISA-ABM Gelar Kuliah Umum Bersama Ulama Palestina, Syeikh Omar Abdullah Syalah

Ulama Palestina, Syeikh Dr. Omar Abdullah Syalah saat mengisi Kuliah Umum STISA-ABM bertema "Rahasia Kecerdasan Yahudi" di Masjid An-Nubuwwah, Kompleks Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lapung Selatan. (Photo: Habib/MINA)

Al-Muhajirun, Lampung Selatan, MINA – Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA-ABM) Online menggelar Kuliah Umum bertema “Rahasia Kecerdasan Yahudi” dengan pembicara Ulama Palestina, Syaikh Dr. Omar Abdullah Syalah yang merupakan Dosen Universitas Islam Gaza, Palestina.

Kuliah Umum digelar secara hybrid, dengan pelaksanaan di Masjid An-Nubuwwah, Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung, Sabtu malam (1/4) dihadiri oleh seluruh Mahasiswa/i STISA-ABM baik melalui online maupun offline.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Nur Kholid, MA dalam sambutannya mengatakan, tujuan kuliah umum untuk mengetahui mengapa Palestina belum juga bisa lepas dari cengkraman zionis Israel. Apakah benar karena kecerdasan orang-orang zionis dalam mengelola politik dunia atau ada sebab lain.

Baca Juga:  Thailand Open 2024: Dua Wakil Indonesia Berjuang di Semifinal

Maka, Syeikh Omar dalam penyampaiannya menekankan, bangsa Yahudi itu tidak cerdas karena mereka bukan manusia bahkan tidak berakhlak. Sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an, kaum Yahudi ketika istrinya haid maka ditinggalkan, dijauhi, bahkan tidak mau makan bersama dalam satu meja.

“Contoh lain, mereka dalam memperlakukan tahanan-tahanan Palestina dengan perlakuan yang sangat licik dan keji. Ketika datang tahanan maka dilepaskan semua pakaiannya kemudian difoto, lalu di introgasi supaya mengaku mengenai berapa orang Yahudi yang telah dibunuhnya. Perlu diingat di antara sifat atau karakter Yahudi itu adalah ingkar janji,” jelasnya.

Ia melanjutkan, berbicara tentang kecerdasan antara kaum muslimin dan Yahudi itu sama-sama “cerdas”, bedanya kecerdasan kaum Yahudi digunakan membuat program untuk menghancurkan Islam, tidak hanya di luar tetapi juga dari dalam dan menguasai dunia.

Baca Juga:  Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Hingga 2026

“Untuk melancarkan dan mensukseskan program-program mereka, dengan mengumpulkan tenaga-tenaga dari berbagai negara, harta, koneksi dari kepala-kepala negara dunia untuk mempersiapkan diri bagaimana mereka bisa kembali ke negeri yang dijanjikan oleh Allah,” katanya.

Kulih umum ini adalah  dalam rangka Safari Dakwah bersama Aqsa Working Group (AWG).

Syeikh Dr. Omar Abdullah Syalah, merupakan ulama kelahiran Gaza Palestina pada 12 Februari 1966, pada tahun 2010 berhasil menyelesaikan pendidikan PhD Doktoral ilmu Psikologi, saat ini mengemban amanah sebagai Mudir Yayasan Filantropi Mawadah di Gaza. (L/bad/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: hadist

Editor: Ismet Rauf