Sudan Gabung Aliansi Afrika Cerdas

Khartoum, MINA – Aliansi Afrika Cerdas (Smart Africa) telah menyetujui keanggotaan Sudan dalam kelompok yang mencakup lebih dari 30 negara Afrika dan badan internasional yang peduli dengan teknologi sebagai cara untuk mencapai pembangunan ekonomi di benua itu melalui teknologi.

Aliansi itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pers yang dilaporkan Kantor Berita OKI, Ahad (18/7), Sudan kini telah menjadi negara Afrika ke-32 yang bergabung dengan Smart Africa, menegaskan tekad kuat Khartoum untuk menjadikan teknologi sebagai faktor penting dalam rekonstruksi Sudan.

Aliansi Afrika Cerdas adalah sekelompok negara Afrika, organisasi internasional dan aktor di sektor swasta global yang bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan agenda digital Afrika.

Aliansi tersebut diluncurkan oleh para pemimpin tujuh negara Afrika pada tahun 2013. Sejak itu aliansi tersebut telah berkembang hingga mencakup 32 negara, dengan total populasi lebih dari 815 juta orang, dan lebih dari 40 anggota sektor swasta berkomitmen yang memiliki visi sama untuk pembangunan Afrika.

Direktur Jenderal Smart Africa, Lacina Koné menyambut baik aksesi Sudan kepada aliansi.

“Kami merasa terhormat untuk menyambut Republik Sudan sebagai negara anggota ke-32 Aliansi Afrika Cerdas, dan ini membawa kami lebih dekat untuk mencapai visi kami mengubah Afrika menjadi pasar yang kami nantikan untuk menggunakan teknologi untuk mendorong kemajuan sosial dan pembangunan ekonomi di Sudan.”

Melalui keanggotaannya di Aliansi Afrika Cerdas yang berbasis di Kigali, Sudan akan dapat berkontribusi dan mendapat manfaat dari inisiatif Afrika, mencakup rencana untuk mengembangkan kota dan desa pintar, ekonomi digital, komunikasi dengan kapasitas besar, perusahaan TIK yang baru muncul, dan sistem data kreatif yang lebih besar.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)