Lebih 550 Mahasiswa Asing Kuliah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Banda Aceh, MINA – Penerapan syariat Islam di Aceh menjadi alasan banyaknya mahasiswa dari berbagai negara untuk kuliah di perguruan tinggi Aceh. Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, salah satu universitas yang paling diminati mahasiswa asing.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin mengatakan ada lebih dari 550 mahasiswa asing sedang menempuh pendidikan di kampus itu

Muhammad Helal, mahasiswa asal Mesir mengatakan, Selasa (27/8) dirinya ingin memperdalam pengetahuannya tentang praktik dan pemberlakuan hukum Islam di provinsi Aceh..

Sebelumnya ia telah menyelesaikan program S1-nya di Universitas Al-Azhar Mesir dan kini ia tinggal di Dayah Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Besar sambil memperdalam ilmu.

“Saya memilih Aceh karena di sini terkenal dengan penerapan hukum Syariat Islam,” kata Muhammad Helal.

Selain itu, ia juga melanjutkan program studi S1-nya pada jurusan Pendidikan Bahasa Arab di UIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh.

“Setelah selesai belajar di sini, saya akan kembali ke Kairo, saya akan mengajar di sana Insyaallah,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Ahmad Maliki, mahasiswa asal Malaysia dan Rusarlan Jhepo dari Patani, Thailand yang kini melanjutkan kuliahnya di UIN Ar-Raniry.

Mereka berdua mengaku tertarik belajar ke Aceh karena terkenal dengan ilmu agama khususnya penerapan Qanun Syariat Islam.

“Semoga mereka dapat fokus untuk belajar dan mengembangkan skill maupun bidang keilmuannya selama di Aceh,” katanya berharap. (L/AP/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)

Comments are closed.