Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tabligh Akbar Lampung: Imaam Yakhsyallah Tegaskan Persatuan Umat Kunci Kemenangan

Widi Kusnadi - 3 jam yang lalu

3 jam yang lalu

19 Views

Imaam Yakhsyallah Mansur (Foto : MINA)

Lampung, MINA – Dalam Tabligh Akbar di Ponpes Al-Fatah, Al-Muhajirun, Natar, Lampung, Ahad (31/8), Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur menegaskan bahwa persatuan umat Islam adalah kunci kemenangan yang dijanjikan Allah, termasuk dalam perjuangan membebaskan Masjid Al-Aqsha.

Hal itu disampaikan dalam Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Al-Fatah, Al-Muhajirun, Natar, Lampung, Ahad (31/8).

Ia mengingatkan sejarah umat Islam di Madinah, bagaimana kaum Yahudi berkhianat dan akhirnya diusir oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. “Sejarah membuktikan, dengan berjama’ah dan kepemimpinan yang kuat, umat Islam mampu mengalahkan pengkhianatan dan meraih kemenangan,” tegasnya.

Imaam Yakhsyallah menambahkan, tanda-tanda kehancuran Israel semakin dekat, terlihat dari krisis internal, melemahnya militer, dan semakin banyaknya dukungan dunia terhadap perjuangan Palestina. “Ini momentum umat Islam untuk kembali memperkuat jama’ah,” ujarnya.

Baca Juga: KH Abul Hidayat: Perpecahan Umat Lebih Berbahaya dari Bencana Alam

Peristiwa Isra Mi’raj sebagaimana disebut dalam Surah Al-Isra menjadi isyarat akan kehancuran kejayaan Bani Israil akibat kedurhakaan dan kemaksiatan mereka. “Kehancuran Israel sudah sangat dekat. Indikasinya terlihat dari krisis politik, sosial, dan demografi yang mereka alami, ditambah semakin luasnya dukungan dunia terhadap perjuangan Palestina,” tegasnya.

Ia mengutip firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 103, agar kaum Muslimin senantiasa berpegang teguh pada tali Allah dan tidak berpecah belah.

“Kaum Yahudi Zionis mengetahui kekuatan umat Islam akan kembali bangkit jika berjama’ah, bersatu, saling menguatkan, dan hidup di bawah kepemimpinan seorang Imaam. Dengan itulah umat akan meraih kemenangan hakiki,” ujarnya.

Imaam Yakhsyallah juga mengingatkan sejarah pengkhianatan kaum Yahudi di Madinah yang akhirnya diusir karena melanggar perjanjian dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Baca Juga: Persatuan Umat dan Hidup Berjama’ah Adalah Ibadah yang Berkelanjutan

“Sejarah membuktikan bahwa pengkhianatan adalah watak mereka. Namun dengan persatuan dan berjama’ah, umat Islam mampu menaklukkan Khaibar dan akan kembali membebaskan Al-Aqsha,” katanya.

Beliau menutup tausiyah dengan doa agar umat Islam terus memperkuat jama’ah, berjihad dengan jiwa dan harta, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Dengan berjama’ah, Masjid Al-Aqsha akan kembali ke pangkuan kaum Muslimin. Insya Allah,” pungkasnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin Hadirkan Sejumlah Pembicara Nasional

Rekomendasi untuk Anda