Banyak orang terbiasa melakukan evaluasi diri hanya di akhir tahun. Namun, Islam mengajarkan bahwa introspeksi adalah proses yang harus dilakukan setiap saat, bukan hanya pada momen tertentu.
Penundaan hanya akan membuat kesalahan dan dosa terus menumpuk tanpa ada upaya perbaikan.
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Baca Juga: Silaturahim dengan Sulaturahmi, Ternyata Berbeda Makna
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini mengingatkan bahwa setiap muslim harus memperhatikan amal yang telah dilakukan untuk mempersiapkan kehidupan akhirat.
Proses ini tidak bisa dilakukan setahun sekali, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian.
Rasulullah Shallallahu ‘alaih wasallam juga bersabda,
Baca Juga: Keistimewaan Puasa Enam Hari Bulan Syawal Seperti Berpuasa Setahun
الكَيِّسُ مَن دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ المَوْتِ، وَالعَاجِزُ مَن أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ
“Orang yang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah.” (HR. Tirmidzi, no. 2459)
Evaluasi diri adalah ciri kecerdasan seorang muslim. Dengan introspeksi, kita menyadari kekurangan dan memperbaiki kesalahan sebelum terlambat.
Menunda evaluasi hanya akan membuat kita tenggelam dalam angan-angan kosong tanpa usaha nyata.
Baca Juga: Syawalan di Semarang, Potret Harmoni Budaya dan Peningkatan Ekonomi Rakyat
Langkah pertama evaluasi diri adalah dengan merenungkan amal setiap hari. Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan apa yang telah dilakukan, baik atau buruk, lalu catat hal-hal yang perlu diperbaiki.
Mohonlah ampun kepada Allah atas kesalahan, dan niatkan perbaikan untuk hari berikutnya.
Jangan menunggu akhir tahun untuk introspeksi. Mulai sekarang, jadikan evaluasi diri sebagai rutinitas harian.
Setiap hari adalah peluang untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: Sungkeman, Tradisi Penuh Makna dalam Momen Idul Fitri
Jangan sia-siakan waktu, karena kehidupan kita adalah perjalanan menuju akhirat yang membutuhkan persiapan matang. Wallahu a’lam. (*)