Tank-tank Israel Tembakan Peluru ke Suriah

Petugas tank Israel di atas bukit, di dekat garis gencatan senjata antara Israel dan Suriah, di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. (Foto: File/ Reuters)

Golan, MINA – Tank-tank Israel pada hari Kamis (19/10) melepaskan tembakan ke wilayah Suriah setelah sebuah mortir Suriah mendarat di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

“Sebagai balasan atas proyektil yang melanda Israel hari ini, Angkatan Pertahanan Israel menargetkan sumber-sumber tembakan di Dataran Tinggi Golan Suriah,” kata tentara Israel dalam sebuah pernyataan berbahasa Inggris.

Serangan tank-tank ini tidak memperdulikan sumber-sumber tembakan Suriah, apakah itu serangan yang disengaja atau upaya pertahanan yang tidak disengaja dari perang sipil Suriah, seperti dalam beberapa insiden sebelumnya.

Dikatakan, bahwa proyektil mortir jatuh di lapangan terbuka dan tidak menimbulkan korban.

Berbicara tak lama kemudian di Lembah Yordan, bagian dari Tepi Barat Palestina yang diduduki Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, proyektil Suriah itu menyimpang namun mengatakan bahwa hal itu tetap tidak dapat diterima.

“Kami tidak menerima spillovers dan jika mereka memukul kami, kami akan membalas tembakan dan itu tidak memakan banyak waktu,” katanya sebagaimana dilaporkan Al Arabiya yang dikutip MINA.

Pada hari Senin (16/10), Israel melakukan serangan udara terhadap sebuah pertahanan anti-pesawat terbang di Suriah setelah peertahanan anti-pesawat tersebut menembakan pelurunya ke pesawat pengintai Israel yang melakukan pengintaian di sekitar Lebanon.

Israel telah berusaha untuk tidak terlibat langsung dalam perang saudara enam tahun di Suriah, meskipun mengakui melakukan belasan kali serangan udara untuk menghentikan apa yang mereka sebut pengiriman senjata ke kelompok Hizbullah Lebanon.

Kelompok didukung Iran tersebut, yang melawan Israel dan melakukan perang yang menghancurkan pada tahun 2006. Kelompok Hizbullah ini secara militer mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam konflik di Suriah. (T/B05/P1 )

Mi’raj News Agency (MINA)