Jakarta, MINA – Aksi demonstrasi yang digelar serikat buruh bersama mahasiswa terjadi serentak di sejumlah daerah termasuk di Jakarta pada Kamis (8/10).
Aksi tersebut sebagai bentuk respon dari diketuknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di Rapat Paripurna DPR RI pada Senin (5/10) lalu di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui sejumlah peserta demo yang berkumpul di Bundaran HI. Dalam kesempatan itu, Anies mengaku sangat menghargai dan menghormati aspirasi yang disampaikan rakyat.
“Kita menghargai seluruh aspirasi dari semua komponen masyarakat yang hari ini berkumpul di Jakarta. Perlu kita sampaikan setiap aspirasi kita hargai dan hormati,” kata Anies.
Baca Juga: Tiba di Myanmar, Tim Misi Kemanusiaan dari Indonesia Langsung Bekerja
Anies mengajak mahasiswa dan buruh yang berdemo untuk bisa menahan diri dalam menyampaikan aspirasi dengan tertib dan baik.
Segera perbaiki fasilitas
Terkait fasilitas 11 halte TransJakarta yang rusak, Anies menegaskan akan segera memperbaiki. Pemprov DKI sendiri sudah menghitung total kerugian sekitar Rp.25 miliar.
“Nah kami di Jakarta, akan segera memastikan seluruh fasilitas umum berfungsi sesegera mungkin, bisa dengan cepat berfungsi kembali sehingga masyarakat di Jakarta bisa berkegiatan dengan baik,” ujar Anies.
Baca Juga: Indonesia Kirim 120 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar
“Malam ini Insya Allah sudah bersih dan tim kita sudah bersiap dari siang untuk pastikan bahwa semua jalan fasilitas umum akan bisa aman kembali,” katanya menambahkan.
Menurut catatan Anies, ada 11 halte yang rusak dengan dua di antaranya halte yang belum lama selesai dibangun di Bundaran HI.
“Saya sudah bicara dengan teman-teman mahasiswa dan mereka menyampaikan. Insya Allah besok saya akan teruskan bersamaan dengan undangan rapat seluruh gubernur,” katanya. (L/R2/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Jakarta Kamis Ini Berawan Tebal dan Hujan Ringan