Tentara Israel Bentrok Lagi dengan Warga Palestina di Tepi Barat

Ramallah, MINA – Tentara Israel melakukan serangan sehingga terjadi kembali bentrokan pada Jumat (25/1) terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Bentrokan berlangsung di kota Al-Mughayyir timur Ramallah dan Kafr Qaddum di sebelah barat Nablus. Demikian Anadolu Agency melaporkan yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

Setidaknya enam warga Palestina terluka oleh tembakan tentara Israel di Al-Mughayyir, sementara puluhan lainnya terluka akibat gas air mata, menurut laporan sumber medis Palestina.

Sementara itu, pasukan Israel di Kafr Qaddum menggunakan gas air mata, peluru karet dan amunisi langsung untuk membubarkan para demonstran, demikian disampaikan penyelenggara protes Murad Shtewi kepada Anadolu Agency.

“Dengan kejadian itu, warga Palestina merespon dengan melempar batu dan membakar ban mobil,” tambah Shtewi.

Tidak hanya di Gaza, aksi protes yang digelar setiap hari Jumat oleh warga Palestina di Tepi Barat untuk memprotes kebijakan Israel selama puluhan tahun dalam membangun permukiman khusus Yahudi di tanah Palestina yang disita.

Menurut perkiraan, sekitar 640 ribu pemukim Yahudi saat ini hidup di 196 permukiman (dibangun dengan izin pemerintah Israel) dan lebih dari 200 pos-pos pemukim (dibangun tanpa izin) di seluruh Tepi Barat yang diduduki.

Hukum internasional menganggap Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Dialog damai Israel-Palestina gagal pada tahun 2014 karena penolakan Tel Aviv untuk menghentikan pembangunan permukiman Tepi Barat dan menerima perbatasan pra-1967 sebagai dasar solusi dua negara untuk konflik. (T/iss/B01/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)