Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Hancurkan Pintu-Pintu Masjid di Nablus

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - 56 detik yang lalu

56 detik yang lalu

0 Views

Salah satu pintu masjid yang dihancurkan pasukan Israel di Nablus, Tepi Barat yang diduduki, Selasa, 25 Fabruari 2025. (Gambar: Gids News Network / X)

Nablus, MINA – Pasukan pendudukan Israel menyerbu sejumlah masjid di Kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki dan menghancurkan pintu-pintu masjid.

Laporan pada Selasa (25/2) mengungkap, pasukan Israel menyerbu Masjid Imam Ali di Kota Nablus dan menyita rekaman kamera pengintai yang dipasang di sana. Al Mayadeen melaporkan.

Faisal Salama, Kepala Komite Rakyat untuk Layanan di Kamp Tulkarm, mengonfirmasi pasukan pendudukan Israel terus menduduki kamp tersebut dan memberlakukan pengepungan yang mencekik selama 30 hari berturut-turut, yang memaksa penduduk melarikan diri dengan todongan senjata.

Ia menyatakan  agresi Israel yang sedang berlangsung telah menyebabkan penghancuran lebih dari 40 bangunan tempat tinggal, termasuk sekitar 100 apartemen. Selain itu, 10 rumah  dibakar, sekitar 300 toko dihancurkan, dan ratusan rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian, dengan banyak penduduk kehilangan harta benda mereka.

Baca Juga: 162 Tenaga Medis Gaza Masih Ditahan dan Disiksa di Penjara Israel

Pada hari itu, pasukan pendudukan juga penyerbu wilayah utara Nablus dan mengepung sebuah rumah di kota Zababdeh, tenggara Jenin.

Di Jenin, pendudukan Israel telah melancarkan serangannya ke kota dan kamp pengungsian selama 36 hari berturut-turut, yang mengakibatkan 27 orang tewas, puluhan orang terluka dan ditangkap, serta kerusakan besar-besaran pada properti dan infrastruktur.

Jumlah orang yang mengungsi dari kamp tersebut mencapai 20.000 orang, sementara pendudukan telah menghancurkan sekitar 430 rumah secara keseluruhan atau sebagian dan mencegah 2.000 siswa untuk bersekolah. Sejak dimulainya agresi, sekitar 178 warga kota dan kamp tersebut telah ditahan.

Pada Selasa pagi, pasukan pendudukan mundur dari Kota Qabatiya, selatan Jenin, setelah penyerbuan selama 48 jam yang menyebabkan dua orang terluka, satu orang kritis dan beberapa warga ditangkap. Serangan itu menyebabkan kerusakan besar pada rumah dan bisnis, memutus jaringan air dan listrik, menghancurkan infrastruktur, serta merobohkan gerbang utama kota.

Baca Juga: 12.000 Warga Palestina Mengungsi dari Kamp Tulkarm, Tepi Barat

Pasukan pendudukan juga menangkap tahanan yang baru dibebaskan, Bilal al-Sharqawi dari Kota Zababdeh, tenggara Jenin, setelah penggerebekan di rumahnya. []

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Israel akan Batasi Akses ke Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Kolom