Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Kembali Serang Jalur Gaza di Hari Kedua Ramadhan

sri astuti - Kamis, 19 Februari 2026 - 22:35 WIB

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:35 WIB

19 Views

Ilustrasi: Serangan militer pendudukan Israel ke Jalur Gaza. (Gambar: @indoaffair / X)

Gaza, MINA – Tentara Israel melancarkan serangan udara intensif dan penembakan artileri berat di Jalur Gaza pada Kamis (19/2), hari kedua bulan puasa Ramadhan, meskipun ada perjanjian gencatan senjata 10 Oktober.

Jet tempur Israel melakukan serangan berat di lingkungan timur Kota Gaza di utara, bersamaan dengan penembakan artileri di daerah sekitarnya, kata para saksi kepada Anadolu.

Tentara Israel juga menembakkan suar penerangan di sebelah timur lingkungan Shujaiya di timur Kota Gaza.

Di kota-kota selatan Khan Younis dan Rafah, para saksi melaporkan setidaknya dua serangan udara Israel di daerah timur yang berada di bawah kendali militer Israel.

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Penembakan artileri juga menargetkan daerah al-Mawasi di sebelah barat Rafah, kata para saksi.

Belum jelas apakah penembakan Israel tersebut menyebabkan korban jiwa di antara warga Palestina.

Warga Palestina di Gaza menjalankan ibadah Ramadhan tahun ini di tengah kehancuran yang meluas akibat serangan Israel selama dua tahun, yang menyebabkan infrastruktur hancur dan kondisi kehidupan sangat tertekan meskipun ada gencatan senjata.

Dengan dukungan AS, Israel memulai genosida di Gaza pada 8 Oktober 2023, yang mengakibatkan lebih dari 72.000 kematian warga Palestina dan lebih dari 171.000 luka-luka, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta kerusakan pada 90% infrastruktur sipil.

Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza

Meskipun ada gencatan senjata, tentara Israel terus melanjutkan serangannya, menewaskan sedikitnya 611 warga Palestina dan melukai 1.630 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. []

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pendudukan Israel Buka Kembali Masjid Ibrahimi Usai Ditutup Selama Enam Hari

Rekomendasi untuk Anda