Tentara Lebanon: Angkatan Udara Israel Lakukan 16 Pelanggaran Wilayah

Beirut, MINA – Tentara Lebanon mengumumkan, Angkatan Udara Israel telah melakukan 16 penerbangan pelanggaran wilayah udara Lebanon.

Angkatan Darat Lebanon menyatakan, dalam sebuah pernyataan, “Pada 7/31/2020 dari pukul 1:00 hingga 1/8/2020 pukul 3:00, terjadi 16 pelanggaran udara, termasuk penerbangan memutari wilayah selatan, Beirut dan pinggirannya, Baabda dan Aley.” Menurut laporan Quds Press.

Tentara Lebanon segera berkoordinasi dengan Angkatan Sementara PBB (UNIFIL) di Lebanon.

Sebelumnya Tentara Lebanon mengumumkan pekan lalu, 20 pesawat pengintai militer Israel melanggar wilayah udara Lebanon pada hari Jumat (24/7).

Presiden Republik Lebanon, Michel Aoun, mengatakan, Israel melanggar Resolusi 1701 yang semakin meningkat dan melanjutkan serangannya ke Lebanon.

Aon dalam pidatonya di televisi, dalam rangka peringatan 75 tahun berdirinya tentara Lebanon, menegaskan keinginan negaranya untuk mematuhi Resolusi 1701, dan untuk menyelesaikan masalah yang disengketakan di bawah naungan PBB.

Dia menambahkan, “Kami juga wajib membela diri, tanah kami, perairan dan kedaulatan kami, dan kami tidak akan mentolerir ini.”

Menurut Resolusi Dewan Keamanan 1701, yang dikeluarkan pada Agustus 2006, pasukan perdamaian PBB, UNIFIL, yang bertugas di perbatasan Lebanon-Israel, memantau penghentian permusuhan dan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan mencapai warga sipil. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)