Tentara Zionis Eksekusi Warga Sipil, Pindahkan Jenazahnya dengan Buldoser

Buldoser Zionis Israel sedang berusaha menguburkan jenazah warga sipil Palestina yang barus aja dieksekusinya di jalan Al-Rasyid menuju Jalur Gaza. (Photo: Screenshoot siaran eksklusif TV Al-Jazeera)

Gaza, MINA – Sebuah adegan eksklusif yang disiarkan stasiun TV Al Jazeera menunjukkan tentara Israel mengeksekusi warga sipil Palestina saat mereka berusaha kembali ke Jalur Gaza utara melalui Jalan Al-Rashid, Rabu (27/3).

Dalam adegan eksklusif tersebut seperti dikutip dari PIC menunjukkan, jenazah para syuhada Palestina dikuburkan di pasir dan sampah, sementara sekelompok warga Palestina lainnya yang nasibnya tidak diketahui menyaksikan prosesnya.

“Tentara pendudukan menggunakan buldoser untuk mengubur korban di bawah pasir,” ungkap sumber itu sebagaimana siaran eksklusif tersebut.

Al Jazeera sebelumnya menyiarkan gambar eksklusif, eksekusi yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap warga sipil di berbagai tempat di Jalur Gaza.

Di antara operasi-operasi tersebut, tentara pendudukan membunuh seorang pria lanjut usia di dalam sebuah rumah di sebuah lingkungan di Kota Gaza, dan sebuah pesawat tak berawak menembakkan rudal ke arah para pemuda di Jalur Gaza selatan.

Baca Juga:  13 Negara Surati Israel untuk Hentikan Agresi ke Rafah

Adegan sebelumnya yang ditangkap oleh drone Israel juga menunjukkan penembak jitu mengeksekusi seorang anak laki-laki di Jalur Gaza utara.

Ramadhan tahun ini, jatuh ketika tentara pendudukan melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza, dengan dukungan Amerika dan Eropa, sejak tanggal 7 Oktober, dengan pesawat-pesawatnya mengebom sekitar rumah sakit, gedung, menara, dan rumah warga sipil Palestina, menghancurkan mereka secara langsung, dan mencegah masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Menurut otoritas Gaza dan badan serta organisasi internasional, agresi pendudukan yang terus berlanjut terhadap Gaza menyebabkan kematian 32.490 orang dan melukai 74.889 orang, selain itu sekitar 85 persen penduduk Jalur Gaza harus mengungsi. (T/R12/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Widi Kusnadi