PEJABAT PLO DISAMBUT PM ISMAIL HANIYAH

Delegsi PLO disambut pejabat pemerintahan dan Hamas saat tiba di Jalur Gaza, Selasa (22/4) sore. (Foto Eksklusif: Al-Ray Media Agency)
Gaza City, 23 Jumadil Akhir 1435/23 April 2014 (MINA) – Delegasi berangotakan lima anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang ditugaskan Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah tiba di Jalur Gaza pada Selasa sore waktu setempat untuk membahas rekonsiliasi dengan Hamas.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan, penyambutan resmi dilakukan di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Ismail Haniyah,  dihadiri para pimpinan faksi dan sejumlah tokoh nasional.

Delegasi memasuki Gaza melalui perbatasan Beit Hanoun (Erez), timur laut Gaza, yang dipimpin oleh Azzam al-Ahmad, pemimpin gerakan Fatah yang bertanggung jawab atas berkas rekonsiliasi, Al-Ray Media Agency melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Anggota lainnya adalah Sekjen Inisiatif Palestina Musthafa Barghoutsi, Sekjen Front Arab-Palestina Jamil Syahadah, dan Sekjen Partai Rakyat Basam Shalihi, serta seorang pengusaha Munib Al-Mishri.

Juru Bicara Fatah Fayiz Abu Eita, menyatakkan, Otoritas Israel akhirnya mengizinkan lima delegasi PLO memasuki Jalur Gaza  melalui terminal perlintasan Erez.

“Setelah ditolak izin untuk memasuki Gaza melalui penyeberangan Erez pada Senin, izin menyeberang Barghouti dan angggota lainnya dikabulkan pukul satu siang Selasa ini,” kata Eita sebagimana dikutip Ma’an News Agency.

Tujuan dari kunjungan delegasi PLO itu adalah untuk mengadakan pertemuan dengan para pejabat Hamas guna mengembangkan mekanisme dalam melaksanakan perjanjian rekonsiliasi yang sebelumnya ditandatangani dengan gerakan Fatah di Doha-Qatar dan Kairo-Mesir.

Saat berita ini diturunkan, Al-Ray Media Agency melaporkan, Ismail Haniyah akan menyampaikan pidato setelah pertemuannya dengan delegasi di kediamannya di Kamp Pengungsi al-Shate, barat Gaza City.

Tokoh Hamas, Sholah Bardawil menegaskan, Hamas sangat serius melakukan rekonsiliasi, dan secara tegas menerima setia berkasnya, dan bersiap menyambut delegasi rekonsiliasi yang datang dari Tepi Barat.

Bardawil menegaskan, Hamas siap membentuk pemerintahan nasional bersatu, berdasarkan kesepahaman dengan gerakan Fatah dan faksi-faksi Palestina lainnya. Pembentukan pemerintahan merupakan fokus utama dalam diskusi, termasuk jadwal pemilu dan transisi kepemimpinan di PLO.

Sebelumnya, Mousa Abo Marzouk, anggota biro politik Hamas, yang tengah berada di Mesir telah tiba di Jalur Gaza pada Senin kemarin melalui perlintsan Rafah untuk menghadiri pertemuan rekonsiliasi faksi-faksi Palestina ini. (T/P02/EO2)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

 

 

Comments: 0