Tidak Ada Arak-arakan Pasca Pelantikan Presiden

Jakarta, MINA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak ada arak-arakan dan pesta rakyat setelah acara pelantikan dirinya pada Ahad (20/10). Sementara itu, para pendukungnya mengadakan konser musik di kawasan Buperta, Cibubur, Jakarta Timur.

“Yang penting kita bisa bekerja sama, bekerja membawa negara ini menuju Indonesia maju,” katanya di Istana Negara sebelum berangkat ke gedung DPR-MPR RI di Senayan.

Berbeda dengan pelantikan pada 2014 silam, setelah acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden melakukan arak-arakan bersama para pendukungnya. Arak-arakan dilakukan di Jalan Jenderal Soedirman hingga ke Istana Negara.

Ahad ini ruas jalan di sekitar Istana Negara dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ditutup dan dialihkan menjelang acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Puluhan ribu personel keamanan TNI/Polri pun dikerahkan untuk menjaga kelancaran acara ini.

Pada pukul 06.58 WIB, petugas melakukan penutupan di Jalan Veteran menuju Jalan Medan Merdeka Utara, serta Jalan Veteran menuju Harmoni. Penutupan dilakukan menggunakan water barrier dan kawat berduri.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun melakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar gedung DPR/MPR  hari ini. Salah satunya, arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Gedung DPR/MPR dibelokkan ke kiri Jalan Gerbang Pemuda.

Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto arah barat, putar balik di kolong layang Ladogi ke Jalan Gerbang Pemuda. Lalu, arus lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di off ramp Pulau Dua, diluruskan ke arah tol Tomang. (R/P2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)