Tiga Dosen STISA-ABM Ikuti PKDP PTK Kemenag RI

Photo bersama para peserta PKDP PTK Kemenag RI 2023 di Hotel Emersia, Bandar Lampung. (Photo: istimewa)

Bandar Lampung, MINA – Tiga Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA-ABM) mengikuti Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) Kemenag RI 2023.

Ketiga dosen STISA-ABM tersebut adalah Ir. Heri Budianto, M.T., Sri Suryani, M.Kes, dan Nurhabibi M.P mengikuti PKDP PTK Angkatan Ke-III di Emersia Hotel & Resort Bandar Lampung, Senin-Sabtu (14-19/8) yang diselenggarakan oleh UIN Raden Intan Lampung.

Heri Budianto selaku Wadir III STISA-ABM mengatakan, output kegiatan tersebut adalah dosen akan resmi tersertifikasi sebagai Dosen Kemenag RI.

“Dilakukan serentak di seluruh Indonesia dengan peserta 2.500 dosen. Kegiatan di antaranya Penguatan Moderasi Beragama dan Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Kementerian Agama,” ungkap Heri.

PKDP 2023 dengan empat angkatannya diikuti 160 dosen yang berasal dari perwakilan PTK regional provinsi Lampung dan Jawa Barat. Berasal dari 5 satuan kerja yakni UIN Raden Intan Lampung, IAIN Metro, Bimas Buddha, Kopertais Wilayah II dan Kopertais Wilayah XV.

Baca Juga:  Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Hingga 2026

Dalam pelaksanaannya, untuk angkatan I-III diselenggarakan pada 14-19 Agustus 2023. Sedangkan angkatan ke-IV yang berjumlah 40 dosen akan menyusul pelaksanaanya pada 21-26 Agustus mendatang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor UIN RIL, Prof H Wan Jamaluddin Z. M.Ag., PhD di Hotel Emersia Lampung, Senin (14/8). Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan target yang diamanahkan.

“Berikan komitmen penuh dalam kegiatan PKDP ini, ikuti secara serius dan fokus, sehingga kegiatan ini betul-betul terlihat dampaknya pada performance institusi kita masing-masing,” ujar Prof Wan.

Kegiatan tersebut merupakan kali kedua UIN Raden Intan Lampung melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menjadi salah satu Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) kegiatan PKDP diantara 19 kampus penyelenggara lainnya.

Baca Juga:  Mesir Tolak Usulan Israel Soal Perlintasan Rafah

PKDP merupakan amanah dengan pembiayaan dari anggaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama yang merupakan beasiswa kolaboratif antara LPDP-Kemenag, kategori Beasiswa Non Gelar.

Lebih lanjut Prof Wan menuturkan bahwa Kemenag RI memiliki harapan yang tinggi kepada para peserta untuk selalu dapat melakukan pengembangan kepada institusi dan menjadikan institusi masing-masing agar dapat memiliki daya saing yang tinggi.

“Ke depan bukan era yang semakin mudah, tapi tantangan semakin tajam, kompetisi semakin tinggi. Era disrupsi menghadirkan berbagai tantangan bagi kehidupan umat manusia, maka dibutuhkan bekal peningkatan kompetensi bagi kita semua, dalam hal ini untuk dosen pemula,” terang Rektor.

PKDP digelar dengan tujuan meningkatkan kapasitas profesionalisme dosen dalam melaksanakan tugas tridharma perguruan tinggi, meningkatkan pemahaman, komitmen, dan implementasi nilai-nilai kebangsaan serta moderasi beragama. Juga meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan global dan nilai-nilai budaya kerja pada PTK. Dan tak kalah penting PKDP ini membekali pemahaman karier dan jabatan dosen.

Baca Juga:  Menlu RI: Ada Upaya Sistematis Hambat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Sementara, Ketua Pelaksana PKDP Prof Dr Sudarman, M.Ag menuturkan, kegiatan PKDP tersebut dilaksanakan dalam 3 tahapan, yakni ISC I (In Service Course) selama 6 hari di Hotel Emersia Lampung, OJC (On the Job Course) selama 42 hari di satuan kerja masing-masing dan ISC II (In Service Course) selama 2 hari.

Prof Sudarman sekaligus Ketua LPM itu menambahkan, kegiatan PKDP akan diisi oleh narasumber yang terdiri dari 37 Trainer dan 48 Mentor PTP, 8 Evaluator serta 12 Trainer Pusat.

“Kita, UIN RIL memiliki kebanggaan yang luar biasa. Tahun lalu kita mengadakan di bulan Desember. Dalam Monev Kemenag tahun 2022, dinyatakan bahwa UIN RIL telah menyelenggarakan 3 angkatan PKDP dengan sangat baik, maka 2023 ini kita mendapatkan reward penambahan 1 angkatan lagi,” tuturnya. (R/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Widi Kusnadi