Tim Medis Haji Indonesia Mulai Hari Dengan Tilawah Quran dan Doa Bersama

(Foto: Kemenkes RI)

Makkah, MINA – Ada pemandangan yang menarik di setiap aktivitas laporan pagi tim medis Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Para dokter, perawat, tenaga kesehatan dan penunjang dengan khusyuk melantunkan ayat suci Al-Quran sebelum melakukan pelayanan, Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI melaporkannya dikutip MINA, Sabtu (2/7).

“Tahun ini agak berbeda, morning report ditutup dengan tilawah quran dengan surat yang dibaca berganti setiap hari,” ujar dr. Romi Akbar Muchtar Spesialis Anestesi, koordinator pelayanan medis KKHI Makkah.

Laporan pagi (morning report) sendiri dilaksanakan setiap hari pukul 08.00 WAS, sejak hari pertama pembukaan KKHI di tanggal 13 Juni 2022, lanjut dr. Romi. Membahas persiapan pelayanan sampai pemecahan permasalahan yang ditemukan dari masing-masing unit pelayanan.

“Agar pelayanan kesehatan kepada Jemaah tetap berjalan baik dan lancar,” ujar dr. Romi.

Adapun inisiator dari tilawah quran adalah dokter spesialis bedah KKHI Makkah, dr. Sagiran Kromo Sukardi. Tujuannya agar makna dari setiap ayat yang dibacakan dapat diresapi dan menjadi penyemangat dari tim KKHI Makkah dalam memulai pelayanan setiap harinya.

“Sehingga saya berpikir bagaimana kalau teks doa saya share, untuk semua membaca, merenungi bahkan sampai implementasi semangat doa saat kita menjalankan tugas,” ucap dr. Sagiran.

Surat yang dibacakan setiap harinya berbeda-beda. Setelah tilawah, dilanjutkan dengan pembacaan dzikir doa, mulai dari permohonan kemudahan dalam bekerja, perlindungan atas berbagai musibah, penyakit-penyakit yang sulit disembuhkan dan berbahaya dan terakhir doa untuk kesehatan jamaah dan petugas.

“Dan ditutup dengan doa sapu jagat, bershalawat, dan hamdalah,” jelas dr. Sagiran.

Tilawah quran menjadi bagian dari spiritual program yang dilakukan di KKHI Makkah. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada jaemaah haji Indonesia, tapi menjalankan profesi dengan sebaik-baiknya.

“Insya Allah semakin ke depan nanti, para petugas benar-benar berangkat dengan segenap jiwa raga, melayani dengan sepenuh hati, mengharap ridho Illahi,” ujar dr. Sagiran.

Suasana spiritual juga terasa di pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) KKHI Makkah, dimana hampir setiap hari diputarkan murottal Al-Quran. Selain itu juga diselingi dengan diputarkannya ceramah di ruang tunggu poli risti.

Suasana spiritual juga terasa di ruang rawat inap KKHI Makkah. Dimana selain mendapatkan layanan kesehatan, jamaah haji juga mendapatkan bimbingan ibadah dan selalu diingatkan untuk menjalankan ibadah sholat.

Seperti yang dirasakan oleh salah satu pasien rawat inap dan keluarga yang menemani, yaitu kakak beradik Fatimah dan Aisyah Rahmi, jamaah haji asal Lombok. Saat ditemui, terlihat Fatimah sedang menemani Aisyah yang dirawat di ruang rawat wanita.

Fatimah mengaku bersyukur karena pelayanan kesehatan di KKHI Makkah sangat memuaskan dan penuh dengan suasana spiritual. Bahkan rasa syukur ini di ekspresikan dengan melakukan video call dengan orang tua mereka di Indonesia.

“Alhamdulillah bisa dilayani dengan memuaskan. Sering dikunjungi, ditanya apa yang dimau, bahkan sampai diingatkan apakah sudah sholat atau belum,” ujar Fatimah saat ditemui.

Fatimah dan Aisyah juga memiliki harapan agar seluruh jamaah haji Indonesia dan petugas haji Indonesia diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.(R/R1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)