Tingkatkan Investasi di Afrika, Mesir Tandatangani Sembilan Perjanjian

Terusan Suez merupakan satu dari empat sumber devisa Mesir terbesar.(Foto: The National)
Terusan Suez merupakan satu dari empat sumber devisa Mesir terbesar.(Foto: The National)

Kairo, 17 Rabi’ul Akhir 1437/27 Januari 2016 (MINA) – Menteri Investasi Mesir Ashraf Salman mengatakan, Mesir baru-baru ini menandatangani sembilan perjanjian dengan sejumlah negara-negara Afrika dalam rangka meningkatkan dan melindungi investasi di dalam negeri.

“Kesepakatan yang ditandatangani termasuk Ethiopia, Komoro, Mali, Malawi, Sudan, Libya, Tunisia, Aljazair, dan Maroko,” kata Salman saat konferensi pers untuk meninjau persiapan KTT investasi Afrika yang akan digelar di Sharm el-Sheikh pada 20-21 Februari mendatang.

Menurut surat kabar ekonomi Mesir Amwal Al-Ghad, kementerian investasi saat ini sedang bernegosiasi dengan negara-negara lain guna menandatangani perjanjian meningkatkan volume investasi Mesir di Afrika dalam periode mendatang.

Menteri juga mencatat bahwa Kementerian sedang mengerahkan upaya mendukung sektor swasta Mesir memasuki pasar Afrika melalui penyediaan semua informasi tentang peluang investasi yang tersedia di semua sektor.

Selain itu, kementerian sedang mencari mekanisme untuk bekerja sama dengan bank-bank lokal dan global serta organisasi keuangan lainnya.

Salman mengungkapkan bahwa investasi langsung Mesir di Afrika berjumlah sekitar 7,9 miliar dolar AS.

Dia menambahkan bahwa jumlah tersebut adalah investasi sektor swasta, terutama di bidang konstruksi dan industri kimia.

Salman mencatat bahwa Afrika sangat penting bagi investor dunia. Pemerintah Mesir juga memberikan prioritas pada Afrika. (T/R05/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)