TNI Bantu Didik Murid Sekolah di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Merauke, MINA –  Anggota TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad, membantu memberi pendidikan kepada murid sekolah dasar di wilayah perbatasan.

Wadansatgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang mengatakan, kegiatan ini merupakan program Satgas, selain melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan di perbatasan RI-PNG, juga turut serta mencerdaskan anak-anak sekolah di tempat penugasan.

“Saat pelaksanaan latihan pra tugas, para prajurit telah dibekali pengetahuan sebagai tenaga didik, sehingga secara keilmuan dan mental, mereka memang disiapkan untuk itu. Bekal dan tata cara mengajar yang baik menjadi modal untuk diaplikasikan di daerah penugasan ini,” katanya, Kamis (5/9).

Ilham berharap dengan kehadiran personel Satgas di sekolah-sekolah, dapat meningkatkan motivasi dan semangat pelajar dalam mengikuti pelajaran, serta dapat berperan untuk memajukan pendidikan di daerah perbatasan sama seperti pendidikan yang ada di perkotaan, karena mereka generasi penerus bangsa Indonesia.

Praka Angghi Budi Setiawan, salah satu anggota Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang menjadi tenaga pendidik di SD YPK Sota, Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, mengaku senang bisa ikut andil mencerdaskan pelajar di wilayah perbatasan.

“Ketika hari pertama kami datang mengajar, ditemui masih banyak siswa-siswi kelas 3 dan 4 yang belum bisa membaca. Hal itu membuat kami tersentuh untuk bisa mencerdaskan anak-anak sekolah yang berada di perbatasan ini, karena mereka adalah masa depan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD YPK Sota Semuel Supusepa mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah bersedia membantu mengajar. Ia berharap, murid-murid semakin bersemangat terus belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya. (L/R06/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)