Tuntut Pembukaan Blokade Gaza, Mae_C akan Gelar Aksi Khusus Perempuan

Foto: Istimewa

Jakarta, MINA – Lembaga kemuslimatan Maemuna Center (Mae-C) akan menggelar aksi perempuan bela Palestina untuk mendesak pembukaan blokade Gaza, di depan Kedubes AS, Jakarta, Senin (20/11).

Koordinator aksi, Umi Magfirah mengatakan, tujuan dari aksi ini yaitu menggalang kekuatan atau dukungan perempuan di Indonesia untuk Palestina. Serta menuntut dibukanya blokade Gaza.

“Menggalang kekuatan atau dukungan perempuan di Indonesia tehadap Palestina dengan memaksimalkan segala potensi dan sarana yang tinggi. Kedua, menuntut Zionis Yahudi untuk segera menghentikan serangan militernya ke wilayah Gaza yang mentargetkan warga sipil, terutama adalah perempuan dan anak anak. Yang paling banyak korban itu sekitar 60 persennya perempuan dan anak-anak,” kata Magfirah kepada MINA, Sabtu (18/11).

Baca Juga:  Khutbah Jumat: Kewajiban Menjaga Tempat-tempat Mulia

“Ketiga, mendesak Amerika Serikat dan sekutunya yang terutama adalah memang yang pro zionis agar menghentikan segala bentuk dukungannya pada penjajah zionis. Yang terakhir dan ini yang menjadi tujuan puncaknya adalah menuntut dibukanya blokade Gaza, dan juga mendesak Mesir untuk membuka akses bantuan kemanusiaan agar bisa masuk ke wilayah Gaza,” lanjutnya.

Magfirah juga mengatakan aksi tersebut dibuka untuk umum dari organisasi muslimat, majelis-majelis taklim, dari pemerintahan, influencer, NGO perempuan, dan lainnya.

Masyarakat dari berbagai daerah pun siap berpartisipasi dalam aksi tersebut, di antaranya Jabodetabek, Tasikmalaya, Sukabumi, Cimahi, Ciamis, dan Bandung. Para peserta aksi diimbau untuk mengenakan atribut solidaritas Palestina seperti syal, stiker, bendera Palestina, dan lain-lain.

Baca Juga:  Pasca Haji 2024, Saudi Buka Umrah Lebih Cepat dan Tanpa Vaksin Meningitis

Aksi tersebut dijadwalkan mulai pada pukul 06.30 WIB dan diisi dengan tausiyah, pembacaan pernyataan sikap, penampilan puisi dua bahasa (Indonesia, Arab), serta orasi dari berbagai organisasi perempuan.

Magfirah juga berharap bagi yang belum tergerak hatinya semoga bisa ikut merasakan empati terhadap saudara di Palestina. Meskipun bukan saudara kandung, bicaralah tentang kemanusiaan semua pasti akan ikut merasakan penderitaan itu. (L/FA/Mil/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Widi Kusnadi