TURKI AKAN BANGUN MASJID TERBESAR DI CRIMEA

masjid krimeaCrimea, 27 Dzulhijjah 1436/30 September 2015 (MINA) – Turki akan sepenuhnya membiayai pembangunan masjid terbesar Crimea yang akan dibangun di ibukota, Tatar.

Mufti Besar Republik Otonomi Crimea, Ali Ablayev, mengatakan bahwa pemerintahan Rusia menyetujui proyek itu.  Crimea yang mayoritas penduduknya beragama Islam, bergabung dengan Federasi Rusia dan berpisah dengan Ukraina.

Beberapa hari sebelumnya Masjid Agung bantuan Turki juga telah diresmikan di Moskow, ibukota Rusia.

Masjid berarsitektur Turki itu akan dibangun di ibukota Crimea,Tatar, yang Crimea menyebutnya  “Akmescit,” sementara Rusia menyebutnya “Simferopol.”

“Masjid tersebut akan dibangun di lahan seluas 2.500 meter persegi (26.909 kaki persegi), dan ditambah dengan halaman dan air mancur, yang seluruhnya akan mencakup lahan seluas 5.000 meter persegi (53.819 kaki persegi),” kata Ablayev, seperti dilaporkan Worldbulletin dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Dia mengatakan bahwa masjid akan diberi nama “The Friday Mosque.”

Ercan Bekar, pemilik perusahaan konstruksi yang berbasis di Istanbul Erbek Insaat yang akan membangun masjid, mengatakan bahwa dalam beberapa hari landasan masjid akan diletakkan. Dia mengatakan bahwa perusahaan konstruksi memiliki 36 bulan untuk membangun masjid, tetapi ia yakin dapat menyelesaikan konstruksi dalam waktu 24 bulan saja.

Bekar mengatakan bahwa kompleks masjid akan mencakup rumah untuk Imam, perpustakaan, tempat parkir mobil, dan pusat pasar. Proyek ini merupakan arsitektur Turki.

Mufti Besar Crimea mengatakan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mantan Presiden Abdullah Gul, dan Kepala Kepresidenan untuk Agama Mehmet Gormez membantu proyek ini.

Republik Otonomi Krimea bergabung dengan Federasi Rusia pada Maret 2014. (T/P005/P2)

 

 

Mi’raj Islamic News Agency  (MINA)

Comments: 0