Turki Serukan Umat Muslim Bersatu Bela Palestina

Ankara, MINA – Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menyerukan kepada lebih dari 1,5 miliar umat Muslim di dunia untuk “bersatu padu” membela Palestina, setelah krisis di Jalur Gaza menewaskan lebih dari 60 orang oleh pasukan Israel.

“Belum ada insiden di mana Perserikatan Bangsa-Bangsa sangat tidak berdaya,” kata Yildirim kepada media di ibu kota Turki, Ankara, Selasa (15/5) tentang kekerasan yang terjadi di Gaza. seperti Anadolu Agency melaporkan.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 62 demonstran Palestina menjadi martir ketika pasukan Israel menembaki kerumunan dalam waktu kurang dari 24 jam, menjadikan insiden ini pembantaian paling kejam dalam sejarah Palestina.

Sebelumnya, Yildirim mengundang lima negara untuk menghadiri Sidang Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang akan membahas pembunuhan warga Palestina di perbatasan Gaza.

Ribuan warga Palestina melakukan aksi protes di perbatasan sebelah timur Jalur Gaza pada Senin (14/5) untuk ambil bagian dalam demonstrasi memperingati 70 tahun pendudukan Israel sebuah peristiwa yang disebut sebagai “Nakba” atau “Malapetaka” dan memprotes relokasi kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv ke Al-Quds (Yerusalem Timur).

“Sejak demonstrasi dimulai pada 30 Maret, lebih dari 100 demonstran Palestina tewas oleh senjata api pasukan Israel,” kata Kementerian Kesehatan Palestina.

Pekan lalu, pemerintah Israel menyatakan protes yang berlangsung di perbatasan ini sebagai “perang” sehingga hukum-hukum kemanusiaan internasional tak berlaku. (T/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Comments: 0