TURKI TOLAK YAHUDISASI DI AL-QUDS

Al-Aqsa-Mosque
Terlihat pemukim ilegal Israel sedang berada di wilayah Al-Quds. (Foto: Press Tv)
Terlihat pemukim ilegal Israel sedang berada di wilayah Al-Quds. (Foto: Press Tv)

Ankara, 7 Rabiul Awwal 1436/29 Desember 2014 (MINA) – Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu menyatakan dukungan negaranya bagi Palestina dalam upaya melawan rezim Israel yang sedang berusaha mengurangi karakter Islam di wilayah Al-Quds Timur.

Dia menekankan, Ankara tidak akan menerima program Yahudisasi di Al-Aqsha dan akan melakukan apa pun yang perlu dilakukan secara internasional untuk melindungi Al-Quds dan Masjid Al-Aqsa, sebagaimana Press Tv melaporkan yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin.

“Orang-orang Palestina, kami memiliki sikap yang sama. Kami mendukung Palestina melawan rezim Israel yang sedang berusaha mengurangi atau menghapus karakter Islam di Al-Quds,” katanya kepada wartawan di kota Konya, Turki, sehari setelah pertemuan dengan Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Misy’al.

Davutoglu juga mencatat, Presiden Palestina Mahmud Abbas akan mengunjungi Turki pada Januari mendatang.

Razia rutin rezim Tel Aviv dan pembatasan rakyat Palestina untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa, sebagai bagian dari rencana Israel untuk Yahudisasi dan menodai tempat suci di Timur Al-Quds.

Selama beberapa pekan terakhir, Masjid Al-Aqsa telah menjadi tempat konflik antara jamaah Palestina dan pemukim Israel serta pasukan rezim Tel-Aviv.

Pada Oktober lalu, Israel memerintahkan penutupan penuh Masjid Al-Aqsha namun kemudian membuka situs suci ketiga umat Islam itu setelah terjadi protes dimana-mana.

Masjid Al-Aqsa yang terletak di Al-Quds yang diduduki Israel, adalah salah satu situs penting Islam. Lokasi kompleks tersebut, dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount, adalah situs paling suci bagi Yahudi. Masjid tersebut adalah masjid tersuci ketiga dalam Islam setelah Masjid Al-Haram di Mekkah dan Masjid al-Nabawi di Madinah.

Selama satu dekade terakhir, Israel mencoba mengubah susunan demografis Al-Quds dengan membangun pemukiman ilegal, menghancurkan situs sejarah dan mengusir penduduk Palestina setempat. (T/P011/R11)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0