Turki, UE Bahas Krisis Kemanusiaan Global

Ankara, MINA – Wakil Presiden Turki Fuat Oktay pada Senin (7/1) menerima komisaris Uni Eropa (UE) untuk bantuan kemanusiaan dan manajemen krisis di ibukota Ankara, membahas krisis global.

Pertemuan tertutup antara Oktay dan Christos Stylianides dari UE serta delegasi yang menyertainya diadakan di kompleks kepresidenan, kata sumber setempat, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Keduanya membahas masalah migrasi global, khususnya dana Suriah di Turki dan dana UE yang dialokasikan untuk warga Suriah di Turki.

Oktay dan Stylianides juga membahas bantuan kemanusiaan dan manajemen krisis, serta setuju untuk mengadakan pelatihan penanganan gempa bumi bersama di Istanbul pada periode mendatang.

Pada Maret 2016 lalu, UE dan Turki mencapai kesepakatan untuk menghentikan migrasi tidak teratur melalui Laut Aegea dan meningkatkan kondisi pengungsi Suriah di Turki.

Baca Juga:  Kelompok HAM: China Hapus Istilah Agama dan Budaya Uighur

UE menjanjikan dana sekitar $ 7,44 miliar untuk para pengungsi, dan berjanji untuk memobilisasi dana tahap kedua sekitar $ 3,72 miliar.

Turki menuduh UE gagal mengirimkan jumlah penuh dana dalam jangka waktu yang dijanjikan. Turki telah menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi Suriah, lebih dari negara lain mana pun di dunia.

Turki juga telah menghabiskan dana lebih dari $ 32 miliar dari sumber daya nasionalnya sendiri untuk membantu dan melindungi para pengungsi sejak awal perang saudara Suriah.

Negara ini telah mencegah masuknya pengungsi besar-besaran ke tempat lain di dunia, terutama ke Eropa, berkat peluang yang telah diberikannya kepada para pengungsi. (T/RS2/R06)

Mi’raj News Agency (MINA)