Tutup Pelatihan SAR, Kakansar Lampung Mengharapkan Sinergi Potensi SAR di Wilayah Kerjanya

Bandar Lampung, MINA – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Jumaril resmi menutup Pelatihan Pertolongan di Ketinggian Bagi Potensi Pencarian dan Pertolongan di Provinsi Lampung, Jum’at (17/9).

Saat upacara penutupan pelatihan di objek wisata Wira Garden, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Jumaril mengharapkan seluruh instansi dan organisasi yang telah mengikuti pelatihan tersebut bisa terus bersinergi dengan Basarnas.

“Dengan selesainya pelatihan ini, kami berharap rekan-rekan dari pada instansi dan organisasi bisa bersinergi dalam operasi Pencarian dan Pertolongan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” harapnya.

Ia menyatakan, dalam Operasi SAR, Basarnas berperan sebagai leading sector, dimana bertindak untuk mengkoordinir setiap instansi atau organisasi dalam setiap proses operasi SAR supaya dalam penanganan bisa sesuai prosedur.

“Basarnas tentunya tidak bisa sendiri dalam menangani suatu bencana, tetapi harus ada dukungan dari seluruh stakeholder yang berpotensi SAR. Sesuai amanat Undang-Undang, bahwa Basarnas dibentuk sebagai leading sector yang bertujuan supaya saat operasi SAR ada kesamaan persepsi sehingga tidak terjadi kecanggungan dalam proses operasi,” ungkapnya.

Ia berharap, ilmu yang telah didapat dalam pelatihan dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan apabila sewaktu-waktu diperlukan, maka semua terlibat cepat dalam penanganan.

“Apa yang telah didapatkan dari para instruktur ini dapat diaplikasikan dan mampu mendukung kegiatan SAR di Wilayah kita. Kami terbuka kalau dari rekan-rekan ingin mengadakan latihan bersama untuk terus menambah pengetahuan di bidang SAR,” katanya.

“Yang paling pokok adalah bagaimana menjaga silaturahim, kalau tidak saling mengenal ketika suatu saat terjun di bencana dan bersanding dengan Basarnas jadi tidak canggung,” lanjutnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 orang dari berbagai instansi dan organisasi, 49 dinyatakan lulus, di antaranya enam personel Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Wilayah Lampung atas nama Nurhadis, M Gulam Romdoni, Santoso, Afrijal Al Fatah, Ma’ruf Amrullah dan Yusuf Maulana. (L/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA).