UAR Salurkan Bantuan HMJ IPII UIN Lampung untuk Sulbar

Bandar Lampung, MINA – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) UIN Raden Intan Lampung menyalurkan bantuan untuk korban bencana Sulawesi Barat melalui Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Lampung, Selasa (26/1).

Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum HMJ IPII, Muhamad Iqbal Al Parisy didampingi Bendahara Nadiya Amalia Sholihat. Diterima oleh Bendahara UAR Lampung, Basuki didampingi pengurus UAR Lampung, Nurhadis, di Komplek Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan.

Ketum HMJ IPII mengatakan, dana tersebut merupakan hasil dari galang dana yang dilaksanakan selama dua hari, 25 – 26 Januari di Lampu Merah Simpang Golf, Bandar Lampung.

“Kami percayakan bantuan ini kepada UAR semoga bisa bermanfaat walaupun jumlahnya tidak banyak,” katanya kepada MINA.

“Semoga donasi yang kami kumpulkan bersama teman-teman dari masyarakat Lampung ini menjadi amal buat kami dan sedikit meringankan beban korban bencana di sana,” harapnya.

Sementara, Bendahara UAR Lampung, Basuki menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Raden Intan atas kepercayaan menyalurkan bantuan kepada UAR.

“Alhamdulillah semoga menjadi tabungan sebagai bekal kita di akhirat, Insya Allah ini akan kami salurkan langsung kepada saudara kita di Sulbar melalui tim kami yang memang sudah terjun di lokasi bencana,” ujarnya.

Ukhuwah Al-Fatah Rescue merupakan organisasi swadaya masyarakat yang memiliki 19 cabang di wilayah Indonesia dan berpusat di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Didirikan pada 2004 ketika bencana tsunami terjadi di Provinsi Aceh, oleh mendiang pemimpin wadah persatuan umat, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) H. Muhyiddin Hamidy.

UAR sudah terjun ke berbagai tempat bencana alam baik di dalam maupun di luar negeri, seperti tsunami Aceh, tsunami Pangandaran, Gunung Merapi Yogyakarta, Gempa Nepal, Gaza Palestina dan lain-lain.

Tim UAR sejak awal terjadi bencana gempa sudah langsung menuju lokasi di Majene dan Mamuju. Saat ini fokus menyalurkan bantuan makanan bagi korban gempa dan membantu keperluan pengungsi pasca gempa.

Gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1) dinihari, pukul 01:28 WIB. Puluhan orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. (L/R12/B03/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA).