Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UAS : Generasi Muda Islam Wajib Teladani Rasulullah

Admin - Selasa, 13 Maret 2018 - 11:07 WIB

Selasa, 13 Maret 2018 - 11:07 WIB

165 Views ㅤ

Ustaz Abdul Somad

Lhoksumawe, Aceh, MINA – Dai kondang asal Riau, Ustad Abdul Somad (UAS) menyatakan generasi muda Islam wajib hukumnya teladani kehidupan Rasulullah.

Pernyataan tersebut UAS sampaikan saat memberikan tausyiah di Universitas Malikussaleh, yang digelar di Stadion Mini, Komplek Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin (12/03).

Saat berceramah UAS menceritakan bagaimana kegigihan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dalam berdagang, karena itu ia mengajak mahasiswa berbisnis secara Islami.

Rasulullah merupakan seorang pedagang sukses, jujur, keberhasilannya di usia muda, sekitar 25 tahun, Ia buktikan dengan memberikan mahar 700 juta saat menikahi Khadijah. Contohlah kehidupan Rasul”, ujarnya.

Baca Juga: MUI Tekankan Operasi Kelamin Tidak Mengubah Status Gender dalam Agama

Menurut UAS, mahar Rasulullah, 700 juta, saat menikahi Khadijah, diabadikan dalam Kitab Ar-Rahiq Al-Maktum, karya Syeikh Syafiyurrahman Al-Mubarakfury, asal India.

“Biasanya kalau disebut India, yang langsung terpikir dalam akal kita itu artis-artis Bolywood. Padahal, di India ada seorang ulama internasional, penulis Kitab Ar-Rahiq Al-Maktum, Syeikh Syafiyurrahman Al-Mubarakfury. Nah beliaulah yang menyatakan bahwa mahar Rasulullah, kalau dirupiahkan, sekitar 700 juta rupiah saat menikahi Khadijah. Dari sisi ekonomi saja, Rasulullah sangat pantas untuk kita suri tauladani, belum lagi dari sisi yang lain”, ujarnya

Selain itu, UAS juga meminta mahasiswa tidak hanya fokus untuk menjadi pegawai negeri sipil. Dia juga memuji upaya masyarakat Aceh dan Unimal untuk mengembangkan kurma.

Dia menyebutkan dari sisi ekonomi kurma jauh lebih mahal dari pada sawit.

Baca Juga: Prof. El-Awaisi Serukan Akademisi Indonesia Susun Strategi Pembebasan Masjidil Aqsa

“Ke depan, tak lama lagi,  saya yakin Indonesia akan merasakan nikmatnya kurma dari Aceh. Dan Unimal menjadi kampus dengan pengembangan kurma,” sebutnya.

Setelah dari Unimal, UAS berziarah ke makam Sultan Malikussaleh di Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Seterusnya UAS berceramah di Masjid Istiqamah PT Arun Lhokseumawe.

Menurut Ketua Panitia Tablig Akbar di Masjid Istiqamah Arun Lhokseumawe, Surkani Manan, Ustad Abdul Somad memiliki dua agenda di Kompleks Perumahan PT Perta Arun Gas (PAG). Pertama, pada pukul 15.15 WIB, UAS akan berkunjung ke perusahaan air minum mineral.

Setelah selesai acara di perusahaan itu, Beliau langsung menuju Masjid Istiqamah untuk shalat Ashar. Selesai shalat, baru dilanjutkan tausyiah di halaman masjid. (B04/P3/RS3)

Baca Juga: Syeikh Palestina: Membuat Zionis Malu Adalah Cara Efektif Mengalahkan Mereka

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Guru Tak Tergantikan oleh Teknologi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peningkatan Kompetensi dan Nilai Budaya

Rekomendasi untuk Anda

Kolom
Kolom
Tausiyah
Sosok