UGM Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Jerman

Berlin, MINA – Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Jerman yaitu kampus Technische Hochschule Ingolstadt (THI).

Hal ini bentuk mewujudkan program Merdeka Belajar: Kampus Belajar. Kerja sama ini pada bidang pendidikan dan penelitian ini, bermula dari komunikasi yang diprakarsai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Berlin, Jerman dengan pihak THI Jerman.

Atdikbud Berlin, Ardi Marwan berharap ke depannya akan ada lebih banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menjalin kerja sama pendidikan dan riset dengan perguruan tinggi di Jerman.

“Kita tahu universitas-universitas di Jerman terkenal dengan kualitas pendidikan dan risetnya yang telah banyak menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas dan beberapa di antaranya merupakan ilmuan ternama dunia yang berhasil mendapatkan penghargaan hadiah nobel,” terang Atdikbud Ardi Marwan pada Selasa (7/9).

Ia menjelaskan, kerja sama ini disepakati dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara UGM dan THI pada Agustus 2021. Ada beberapa poin di antaranya; pertukaran mahasiswa, staf, dan peneliti; kerja sama riset; kerja sama dalam melaksanakan seminar, kuliah umum, simposium dan pertemuan-pertemuan ilmiah; serta summer schools.

“Ada juga kerja sama program sarjana, magister, dan doktor serta kerja sama lainnya yang disepakati oleh kedua belah pihak,” ujarnya.

Menurutnya, penandatanganan kerja sama antara UGM dengan THI merupakan salah wujud nyata dari upaya diplomasi dalam bidang pendidikan yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin.

“Sebelumnya telah disepakati juga kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi di Indonesia antara lain Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan Neu-Ulm University of Applied Sciences (HNU), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan Brandenburg University of Applied Sciences,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Kerja Sama Internasional, UGM, I Made Andi Arsana menerangkan pihak UGM sangat senang dan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di dunia salah satunya dengan THI Jerman. Dalam hal ini, UGM menawarkan kerja sama untuk program teknik, matematika, informatika, biomedik, data ilmu pengetahuan, dan ilmu sosial.

“Semoga kerja sama ini dapat menjadikan UGM menjadi kampus bertaraf internasional yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul untuk Indonesia maju,“ ujar Made.

UGM juga menawarkan kerja sama untuk 12 program summer class yang saat ini sedang dikelola oleh UGM. Selain dengan THI, saat ini kampus UGM juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus di Jerman seperti Humboldt-Universität zu Berlin, Goettingen University, Freie University, FH Konstanz dan Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen.

Kepala Kantor Hubungan Kerja Sama Internasional THI, Sonja Bedington memaparkan, THI merupakan perguruan tinggi ilmu terapan teknik yang berorientasikan pada riset di mana lokasi kampusnya berada di negara bagian Bavaria. Menurutnya alokasi dana riset THI per-tahunnya cukup besar yaitu sekitar 20 juta euro.

“Saat ini, THI memiliki tiga institut riset yang fokusnya pada bidang materials and surface technology, robotics, production, aviation, sustainable logistics and marketing, dan start-ups and business development (start-up from science),” ujarnya. (R/R5/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)