Ukhuwah Al-Fatah Rescue Lampung Rekrut Anggota Baru

Pringsewu, Lampung, MINA –  Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Lampung merekrut anggota baru melalui pendidikan dan pelatihan yang diadakan Jumat – Ahad (1-3/12) di Pringsewu.

Hal ini dilakukan, mengingat Indonesia dengan sebutan market bencana (banyak sekali potensi bencana), maka dianggap penting meningkatkan kuantitas dan kualitas Search And Rescue (SAR) di berbagai daerah.

“Beberapa waktu lalu datang siklon Cempaka. Disusul siklon Dahlia yang bergerak dari Bengkulu sampai ke Jawa Barat melewati Lampung. Ini tentu potensi bencana yang harus diwaspadai,” demikian dikatakan Ketua UAR Lampung, Sulaiman Abdullah dalam keterangan yang diterima MINA pada acara Pelatihan Pemuda Tanggap Bencana yang diadakan di Pringsewu, Sabtu, (2/12).

UAR adalah lembaga kemanusiaan dalam lingkungan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) berpusat di Cileungsi, Kabupaten Bagor, Jawa Barat, yang selama ini telah banyak mengirim bantuan ke daerah-daerah bencana di dalam maupun di luar negeri.

Menurut Sulaiman,  dengan berbagai pengetahuan sebagai anggota SAR akan dapat meminimalkan akibat bencana.

“Banyak orang meninggal karena tidak memahami respon apa yang harus diambil ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Oleh karena itu ia mengatakan, kegiatan semacam ini harus adakan di tengah masyarakat terutama bagi para pemuda di desa-desa.

Menurutnya, selain sebagai rasa peduli kaum muda terhadap fenomena yang terjadi, yang demikian juga merupakan salah satu karakter yang harus dimiliki sebagai orang yang beriman.

“Kegiatan ini mulia, membantu sesama. Tentu ini karakter kita sebagai orang beriman dan kewajiban kita membantu manusia tidak mengenal ras, suku, bangsa dan agama,” ujar Sulaiman.

Lebih lanjut ia mengatakan, pelatihan dan perekrutan akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani korban bencana.

“Tentu sangat membantu pemerintah yang dalam hal ini BASARNAS, BASARDA, BPDP guna menambah potensi SAR di Lampung,” katanya.

Pendidikan dan Pelatihan sekaligus perekrutan yang diselenggarakan oleh UAR bekerjasama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini diadakan selama 3 hari sejak Jumat malam sampai Ahad siang.

Dalam pelatihan ini para peserta akan dilatih kedisplinan, ketangkasan, kesigapan dan ketepatan dalam menghadapi bencana dan membantu korban.(L/ism/isk/B01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)