Paris, MINA – Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) bersama Arab Saudi bekerja sama dalam menyediakan pendidikan bagi pengungsi di Lebanon.
UNESCO dan Saudi bersama-sama menangani krisis pengungsi Suriah di Lebanon dan menyediakan bantuan keuangan untuk mahasiswa Palestina serta penguatan bahasa Arab.
Organisasi PBB dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (5/5) mengakui dukungan Kerajaan untuk proyek dialog antarbudaya dan penyediaan bantuan keuangan, demikian Arab News melaporkan.
Pada pertemuan dengan UNESCO, delegasi Kerajaan dipimpin oleh Dr. Ibrahim bin Yusuf Al-Balawi, utusan tetap Kerajaan Arab Saudi untuk UNESCO.
Baca Juga: Indonesia-Kanada Perkuat Kerja Sama Beasiswa di Universitas McGill
Pada bulan April, Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay dalam sebuah wawancara dengan Asharq Al-Awsat mengatakan, Saudi telah menjadi mitra penting UNESCO untuk waktu yang lama, karena kedua belah pihak bekerja sama dalam penyebaran budaya perdamaian dan dialog antara agama dan promosi bahasa Arab dan olahraga. (T/RI-1/B05)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pesantren Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya Jalin Kerja Sama dengan UIN Syarif Hidayatullah