UNESCO KUTUK ISRAEL BATASI IBADAH DI AL-QUDS

AL-AQSHA
AL-AQSHA
Kondisi salah satu bagian Masjid Al-Aqsha (Foto: Demotix)

Al-Quds, 12 Muharram 1437/25 Oktober 2015 (MINA) – Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) mengutuk Israel yang membatasi kebebasan beribadah di Al-Quds (Yerusalem timur) dan kesalahan penanganan tempat suci itu.

Kutukan tersebut mengacu pada resolusi yang diajukan oleh Mesir, Tunisia, Aljazair, Maroko, Kuwait, dan Uni Emirat Arab atas nama Palestina, yang diadopsi pada Rabu (21/10) lalu, di mana 26 suara yang mendukung, enam menolak, termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Jerman, serta 25 abstain.

Resolusi tersebut menyebutkan, Al-Quds sebagai “ibukota yang diduduki”, mengutuk “pembatasan kebebasan beribadah di Masjid Al-Aqsha”, menegaskan kembali keluhan tentang manajemen Israel terhadap tempat suci dan tindakan Israel di Al-quds, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Demikian yang diberitakan AlRay dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

“Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap mandat UNESCO untuk mengambil keputusan yang mempromosikan dialog, toleransi dan perdamaian,” kata Kepala Badan Kebudayaan PBB Irina Bokova dalam sebuah pernyataan.

Enam halaman rancangan resolusi itu juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengutuk Israel atas gelombang teror baru-baru ini terhadap warga Palestina.

Teks yang disetujui juga menegaskan kembali keberadaan dua tempat suci Makam para Leluhur di Hebron dan Makam Rachel di Betlehem, yang merupakan bagian integral dari Palestina. (T/P004/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Comments: 0