Uni Eropa Tunjuk Utusan Baru untuk Urusan Timur Tengah

Brussels, MINA – Uni Eropa telah menunjuk mantan duta besar Belanda untuk Iran, Susanna Terstal, sebagai utusan baru bagi proses perdamaian Timur Tengah.

“Tugas utama utusan baru itu adalah untuk berkontribusi pada langkah-langkah yang dapat mengarah pada penyelesaian akhir berdasarkan solusi dua negara,” kata Uni Eropa dalam sebuah pernyataan, Rabu (19/9).

Dia juga akan bekerja dengan semua pihak yang terlibat dalam proses politik, pihak-pihak yang terlibat dalam proses, PBB dan organisasi terkait lainnya untuk memperkuat proses penyelesaian.

Terstal menjabat sebagai duta besar Belanda untuk Iran dan Angola, bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Belanda tahun 1994, menduduki beberapa jabatan di Kementerian Luar Negeri Belanda dan Wakil Tetap Belanda di PBB di Jenewa.

Menurut pernyataan Uni Eropa, Terstal akan segera memulai tugasnya dan akan berlanjut hingga 29 Februari 2020.

Sementara itu, juru bicara media Uni Eropa Shadi Osman mengatakan kepada Safa yang dikutip MINA, utusan baru Uni Eropa, Susanna Terstal bukan pengganti koordinator PBB untuk pemukiman Timur Tengah, Nikolai Mladenov.

Ada laporan media tentang penunjukan Terstal sebagai pengganti koordinator PBB Mladenov. (T/B05/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)