New York, MINA – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Sabtu (29/11) melaporkan hampir 9.300 kasus malnutrisi akut tercatat pada anak-anak balita di Jalur Gaza selama bulan Oktober.
Dalam sebuah pernyataan, badan tersebut menyatakan tingkat malnutrisi yang tinggi terus membahayakan nyawa dan kesejahteraan anak-anak di Gaza. Demikian dikutip dari WAFA.
Situasi ini diperparah dengan datangnya musim dingin, yang mempercepat penyebaran penyakit dan meningkatkan risiko kematian di antara mereka yang paling rentan.
UNICEF menyatakan sejumlah besar pasokan musim dingin saat ini sedang menunggu di perbatasan Gaza, mendesak agar bantuan kemanusiaan dikirimkan ke wilayah kantong tersebut “dengan aman, cepat, dan tanpa hambatan.”
Baca Juga: Swiss Evakuasi 13 Anak Gaza yang Terluka dalam Operasi Kemanusiaan Tahap Dua
Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell mengatakan ribuan anak balita terus menderita malnutrisi akut di Gaza, sementara banyak yang kekurangan tempat tinggal yang memadai, layanan sanitasi, dan perlindungan dari dinginnya musim dingin.
Ia menambahkan banyak anak di Gaza masih menghadapi kelaparan, penyakit, dan paparan suhu rendah dalam kondisi yang mengancam jiwa mereka.
Badan tersebut mencatat banyak barang penting, terutama makanan hewani, masih belum tersedia atau tidak terjangkau bagi sebagian besar penduduk Gaza.
Menurut UNICEF, Jalur Gaza membutuhkan sekitar 300.000 tenda dan unit rumah prefabrikasi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal dasar setelah Israel menghancurkan infrastruktur selama dua tahun perang.
Baca Juga: Global Movement to Gaza Gelar Aksi Serentak di 13 Kota
Badan tersebut menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman, cepat, dan tanpa hambatan ke Gaza sesuai dengan hukum humaniter internasional.
UNICEF juga mendesak pembukaan semua penyeberangan ke Gaza secara serentak, penyederhanaan dan perluasan prosedur izin, serta penyaluran bantuan melalui semua rute pasokan yang tersedia, termasuk melalui Mesir, Israel, Yordania, dan Tepi Barat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Brigade Al-Quds Umumkan Operasi Perlawanan di Tepi Barat
















Mina Indonesia
Mina Arabic