Universitas Al-Quds Dirikan Pusat Pendidikan Kedokteran Gigi Pertama di Palestina

(Foto: AU)

Ramallah, MINA – Universitas Al-Quds dan institut medis Edumedic pada hari Ahad (21/1) menandatangani sebuah kesepakatan untuk mendirikan pusat  pendidikan lanjutan kedokteran gigi pertama di Palestina.

Menurut Universitas Al-Quds, pusat ini bertujuan memajukan kursus bagi mahasiswa kedokteran gigi serta dokter gigi dari seluruh Tepi Barat, Jalur Gaza dan wilayah Palestina tahun 1948.

“Kesepakatan ini bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan pengetahuan profesional lulusan dan praktisi Universitas Al-Quds dengan mendaftarkan mereka dalam program pelatihan praktis kelas satu di Palestina,” kata Presiden Universitas Al-Quds Imad Abu Kishek dalam siaran persnya yang dilaporkan Kantor Berita Palestina WAFA.

Ketua Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Al-Quds Mohammad Abu Yunis mengatakan, pusat tersebut akan menyelenggarakan kursus ilmiah dan kejuruan di semua spesialisasi gigi guna meningkatkan kinerja profesional para praktisi.

Dia menambahkan, pusat baru akan terus mengikuti perkembangan baru di bidang kedokteran gigi.

Perwakilan Edumedic Mar’i Al-Haj Yahiya menyampaikan penghargaannya atas kesepakatan antara lembaga medis dan Universitas Al-Quds, yang menegaskan bahwa kursus pelatihan “akan berkontribusi pada tingkat kejuruan praktisi gigi.”

Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Al-Quds didirikan pada tahun 1994 adalah yang pertama dari jenisnya di Palestina.

Kompleks Kesehatan Universitas Al-Quds yang kini memiliki Fakultas Kedokteran, Profesi Kesehatan dan Kesehatan Masyarakat, di samping berbagai layanan kesehatan yang ditawarkan kepada masyarakat Palestina.

Universitas Al-Quds adalah penelitian perguruan tinggi yang berbasis di Yerusalem, Palestina. Didirikan pada akhir 70-an, Al-Quds masih menjadi satu-satunya universitas Arab di kota Yerusalem. Saat ini menawarkan 105 program sarjana dan pascasarjana, yang diajarkan melalui 15 fakultas dan institut pemberi gelar. (T/R01/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)