Universitas Teknologi Australia Buka Peluang Pendidikan untuk Pelajar Indonesia

Jakarta, 25 Dzulhijjah 1437/ 27 September 2016 (MINA) – Sebuah kesepakatan baru antara Australian Technology Network of University (ATN) dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia membuka peluang bagi para staf profesional dan pelajar Indonesia untuk mengakses pendidikan berkelas dunia di Australia.

Penandatanganan kesepakatan resmi dilakukan pada Senin (26/9) di Jakarta. Demikian siaran pers resmi Public-Affairs Jakarta  yang diterima MINA, Selasa.

Indonesia akan mendukung kolaborasi dari mahasiswa peneliti dan pertukaran staf, serta menyediakan program pendidikan dan penelitian untuk membekali para penerima beasiswa ristekdikti dengan keterampilan yang akan menunjang karir mereka di masa depan.

Direktur Eksekutif ATN Renee Hindmarsh mengatakan bahwa perjanjian tersebut akan memberikan kesepakatan belajar yang tidak ternilai bagi warga Indonesia dan akan membuka peluang bagi pelajar dan ilmuwan untuk bekerja dan belajar di Australia.

“Para pelajar ini akan memiliki kesempatan yang luar biasa untuk dapat mengakses fasilitas-fasilitas yang canggih, memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang kebudayaan Australia, mengembangkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris, dan merasakan nuansa kehidupan akademik di lima universitas kami,” jelas Renee Hindmarsh.

Menurut Hindmars, perjanjian yang telah mereka tanda tangani bersama Kementerian adalah bagian dari komitmen yang lebih besar, yaitu untuk menjalin hubungan jangka panjang dalam hal akademik dan kebudayaan.

“Kami merasa sangat beruntung dapat bekerja sama dengan Kemenristekdikti dan semoga hubungan yang erat antara kami dengan Indonesia dapat terus berlanjut untuk memfasilitasi pelajar dengan kesempatan belajar berkelas dunia dengan peluang besar untuk memperoleh pekerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, universitas-universitas tekonologi Australia dikenal sebagai universitas-universitas yang muda, inovatif di Australia, dan penuh semangat berkembang.

“Semua universitas ATN termasuk 50 besar universitas di bawah usia 50 tahun,” ujarnya.

ATN adalah sebuah konsorsium dari lima universitas besar di Australia, yaitu Queensland University of Technology di Brisbane, University of Technology Sydney, RMT University di Melbourne, University of South Australia di Adelaide, dan Curtin University di Perth. (L/P007/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)